alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Sampai November Tangkapan Ikan di Kab Pasuruan Capai 12.716 Ton

BANGIL, Radar Bromo – Sempat lesu di semester pertama, tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Pasuruan kembali bergairah di triwulan ketiga. Tercatat tangkapan ikan nelayan mencapai 12.716,8 ton atau setara dengan nilai sekitar Rp 210,49 Miliar.

Dari data di Dinas Perikanan setempat, sepanjang semester 1 (6 bulan) lalu tangkapan ikan hanya tercatat mencapai 6.101 ton. Itu berarti dalam kurun waktu 3 bulan, ada tambahan 6.615,8 ton. “Ini berarti ada peningkatan tangkapan di triwulan ketiga kemarin,” terang Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Tri Irawati Omar Dhani.

Menurutnya, rendahnya tangkapan ikan di semester pertama lalu lantaran sejumlah faktor. Salah satunya, terdampak pandemi Covid-19. Banyak nelayan yang ogah melaut karena harga ikan sempat anjlok seiring dengan turunnya permintaan.

Selain juga karena faktor cuaca. Selama semester pertama lalu, angin kencang kerap berembus di kawasan pesisir Kabupaten Pasuruan. Hal itu membuat banyak nelayan yang libur melaut.

Nah, beberapa bulan terakhir, kondisi ekonomi kembali menggeliat seiring dengan penerapan new normal. Kebutuhan ikan yang perlahan meningkat membuat nelayan setempat kembali semangat melaut. Hal itu membuat tangkapan ikan nelayan kembali naik lagi. “Dan semoga tetap tinggi sampai akhir tahun nanti,” harapnya.

Hasil tangkapan ikan nelayan di Kabupaten Pasuruan sendiri didominasi Rajungan dan Ikan teri. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU