alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gedung Graha Pelayanan Publik Kab Pasuruan Segera Dimanfaatkan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Gedung Graha Pelayanan Publik (GPP) di kompleks perkantoran Raci bakal dimanfaatkan tahun ini. Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan.

Kepastian itu diungkapkan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Menurut Gus Irsyad –sapaan akrabnya-, gedung Graha Pelayanan Publik memang belum bisa dimanfaatkan awal tahun ini. Karena masih butuh penyempurnaan di area gedung tersebut. Terutama bagian dalam gedung, yang dibutuhkan penyekat antarlayanan.

Sebab, nantinya gedung itu akan menyediakan banyak instansi yang terkait. Bukan hanya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga ada kepolisian untuk Samsat hingga keimigrasian.

“Kami sudah mengajukan permohonan ke pihak keimigrasian agar membuka layanan di gedung graha itu nantinya,” jelas Gus Irsyad.

Irsyad menambahkan, penyempurnaan gedung graha masih akan dilakukan tahun ini. Pemkab juga sudah menyiapkan anggaran Rp 1,6 miliar. Dana itulah yang akan digunakan untuk menambah kebutuhan yang ada di gedung graha tersebut. Seperti penyekat antarlayanan yang akan dipasang.

Pemanfaatan gedung tersebut, kata Gus Irsyad, akan direalisasikan setelah gedung tersebut disempurnakan. Setidaknya, triwulan akhir baru akan direalisasikan penggunaannya.

“Akan kami sempurnakan dulu sarana dan prasarana yang ada. Dan baru bisa difungsikan. Paling tidak, September atau Oktober baru dioperasionalkan,” ulasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Gedung Graha Pelayanan Publik (GPP) di kompleks perkantoran Raci bakal dimanfaatkan tahun ini. Hal ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan.

Kepastian itu diungkapkan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Menurut Gus Irsyad –sapaan akrabnya-, gedung Graha Pelayanan Publik memang belum bisa dimanfaatkan awal tahun ini. Karena masih butuh penyempurnaan di area gedung tersebut. Terutama bagian dalam gedung, yang dibutuhkan penyekat antarlayanan.

Sebab, nantinya gedung itu akan menyediakan banyak instansi yang terkait. Bukan hanya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga ada kepolisian untuk Samsat hingga keimigrasian.

Mobile_AP_Half Page

“Kami sudah mengajukan permohonan ke pihak keimigrasian agar membuka layanan di gedung graha itu nantinya,” jelas Gus Irsyad.

Irsyad menambahkan, penyempurnaan gedung graha masih akan dilakukan tahun ini. Pemkab juga sudah menyiapkan anggaran Rp 1,6 miliar. Dana itulah yang akan digunakan untuk menambah kebutuhan yang ada di gedung graha tersebut. Seperti penyekat antarlayanan yang akan dipasang.

Pemanfaatan gedung tersebut, kata Gus Irsyad, akan direalisasikan setelah gedung tersebut disempurnakan. Setidaknya, triwulan akhir baru akan direalisasikan penggunaannya.

“Akan kami sempurnakan dulu sarana dan prasarana yang ada. Dan baru bisa difungsikan. Paling tidak, September atau Oktober baru dioperasionalkan,” ulasnya. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2