Dapur Umum Korban Banjir Pasuruan Bagikan Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari

BEJI, Radar Bromo – Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Kondisi itu membuat warga kesulitan untuk beraktivitas seperti biasa.

Termasuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Tectano Jati menguraikan, banjir masih menggenangi sejumlah desa di wilayah Kabupaten Pasuruan. Genangan itu seperti yang terjadi di wilayah Rejoso ataupun Beji.

Meski kondisinya tidak seperti sebelumnya. “Air masih menggenang. Seperti di Kedungringin dan Kedungboto, Kecamatan Beji,” ungkap Tecto.

Kondisi ini, membuat masyarakat sulit untuk beraktivitas normal. Bahkan, untuk memasak mereka kesulitan. Hal inilah, yang membuat Dinsos Kabupaten Pasuruan membuat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Suwito Adi mengungkapkan, penyediaan dapur umum dilakukan 23 Januari 2020 kemarin. Penyediaan dapur umum ini direalisasikan di sejumlah tempat.

Selain Gempol, juga ada di wilayah Rejoso, Winongan, serta di Kecamatan Beji. “Penyelenggaraan dapur umum ini menyesuaikan situasi. Bahkan, untuk wilayah Beji, saat ini masih berlangsung,” sambung dia.

Suwito menambahkan, penyediaan dapur umum ini bukan tanpa alasan. Langkah tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat. Sebab, saat terjadi genangan air, mereka kesulitan untuk memasak.

“Seperti yang ada di Kedungringin dan Kedungboto saat ini, warga kesulitan memasak karena masih terjadi genangan air,” timpalnya.

Setiap harinya, kata Suwito, ribuan nasi bungkus dibagikan untuk warga. Untuk wilayah Kedungringin dan Kedungboto misalnya, ada sekitar 3 ribu nasi bungkus yang setiap harinya didistribusikan.

“Kami melibatkan Tagana untuk menyelenggaran dapur umum. Sepanjang kegiatan yang telah berlangsung, sudah lebih dari 10 ribu nasi bungkus yang kami distribusikan kepada masyarakat,” jelasnya. (one/mie)