alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Dapat Izin, Sekolah Tatap Muka SMA-SMK di Kab Pasuruan 4 Januari

PASURUAN, Radar Bromo – Sekolah tatap muka untuk pelajar tingkat SMA-SMK di Kabupaten Pasuruan bakal digelar. Menyusul izin yang didapat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dari Pemkab Pasuruan.

Kepala Cabang Dinas Provinsi Jatim di Pasuruan Indah Yudiani menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan Pemkab Pasuruan dan Satgas Penanganan Covid-19 setempat. Dari pertemuan itu, pihaknya telah mendapatkan izin untuk menggelar sekolah tatap muka.

“Alhamdulillah sudah mendapat izin. Nanti tanggal 4 Januari akan digelar sekolah tatap muka. Sebelumnya kami kira hari Senin itu tanggal 5, ternyata tanggal 4,” katanya.

Menurut Indah, seluruh kecamatan diperbolehkan menggelar sekolah tatap muka. Kecuali, empat kecamatan. Yakni, Gempol, Beji, Pandaan, dan Kecamatan Bangil. Sebab di empat kecamatan tersebut, sebaran pasien positif Covid-19 mencapai 100 lebih.

“Ini tinggal izin tertulis. Tetapi, sudah mendapatkan izin,” katanya.

Sesuai dengan kondisi wilayah, sekolah tatap muka dilakukan secara terbatas. Untuk daerah zona oranye misalnya, siswa yang diperbolehkan masuk sekitar 25 persen.

Kondisi berbeda terjadi di Kota Pasuruan. Menurutnya, tahun depan di Kota Pasuruan belum bisa digelar sekolah tatap muka. Sebab, pihaknya tidak mendapat izin dari Pemkot Pasuruan.

“Untuk Kota Pasuruan tidak mendapatkan izin,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya berusaha memperjuangkan sekolah tatap muka bagi siswa-siswi SMK. Sebab, jika pelajar SMK terus menggelar pembelajaran daring, maka mereka tidak bisa praktik. Padahal, SMK lembaga pendidikan yang banyak berpraktik.

“Ini yang masih kami coba untuk bisa dilakukan sekolah tatap muka. Kalau SMK terus daring, maka belum sekolah,” tuturnya. (sid/hn)

PASURUAN, Radar Bromo – Sekolah tatap muka untuk pelajar tingkat SMA-SMK di Kabupaten Pasuruan bakal digelar. Menyusul izin yang didapat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dari Pemkab Pasuruan.

Kepala Cabang Dinas Provinsi Jatim di Pasuruan Indah Yudiani menjelaskan, pihaknya telah bertemu dengan Pemkab Pasuruan dan Satgas Penanganan Covid-19 setempat. Dari pertemuan itu, pihaknya telah mendapatkan izin untuk menggelar sekolah tatap muka.

“Alhamdulillah sudah mendapat izin. Nanti tanggal 4 Januari akan digelar sekolah tatap muka. Sebelumnya kami kira hari Senin itu tanggal 5, ternyata tanggal 4,” katanya.

Menurut Indah, seluruh kecamatan diperbolehkan menggelar sekolah tatap muka. Kecuali, empat kecamatan. Yakni, Gempol, Beji, Pandaan, dan Kecamatan Bangil. Sebab di empat kecamatan tersebut, sebaran pasien positif Covid-19 mencapai 100 lebih.

“Ini tinggal izin tertulis. Tetapi, sudah mendapatkan izin,” katanya.

Sesuai dengan kondisi wilayah, sekolah tatap muka dilakukan secara terbatas. Untuk daerah zona oranye misalnya, siswa yang diperbolehkan masuk sekitar 25 persen.

Kondisi berbeda terjadi di Kota Pasuruan. Menurutnya, tahun depan di Kota Pasuruan belum bisa digelar sekolah tatap muka. Sebab, pihaknya tidak mendapat izin dari Pemkot Pasuruan.

“Untuk Kota Pasuruan tidak mendapatkan izin,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya berusaha memperjuangkan sekolah tatap muka bagi siswa-siswi SMK. Sebab, jika pelajar SMK terus menggelar pembelajaran daring, maka mereka tidak bisa praktik. Padahal, SMK lembaga pendidikan yang banyak berpraktik.

“Ini yang masih kami coba untuk bisa dilakukan sekolah tatap muka. Kalau SMK terus daring, maka belum sekolah,” tuturnya. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/