alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Butuh Rp 3 Miliar Lagi untuk Rencana Percantik Alun-alun Bangil

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berencana mempercantik Alun-alun Bangil. Beberapa pembenahan akan dilakukan. Di antaranya, memugar pagar alun-alun. Hanya saja, kegiatan itu diproyeksikan memakan dana tak sedikit. Sekitar Rp 3 miliar.

Kepala Bidang Tata Lingkungan di DLH Kabupaten Pasuruan, Suprapto menyampaikan, Detail Engineering Design(DED) untuk merehab Alun-alun Bangil dibuat tahun ini. Dalam perencanaan yang ada, beberapa pembenahan akan dilakukan. Salah satunya, pembongkaran pagar.

“Pembongkaran pagar ini dilakukan lantaran kondisinya sudah usang. Selain itu, juga untuk memberi kesan agar kawasan setempat terbuka,” ungkap Prapto panggilannya saat mendampingi Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto.

Selain itu, pembangunan tugu gapura islami di sisi barat dan timur juga akan direalisasikan. Serta pavingisasi juga akan dilakukan di kawasan setempat. Sehingga, konsep wisata keluarga benar-benar akan tercipta.

Untuk merealisasikan rencana itu biaya yang dibutuhkan mencapai kisaran Rp 3 miliar. Besarnya dana tersebut membuat Pemkab tak bisa mewujudkannya tahun 2021. Karena, anggarannya belum tersedia.

“Rencananya memang akan dikerjakan 2021. Tapi, karena anggaran cukai belum bisa untuk fisik, sehingga kegiatan tersebut akan ditunda,” tuturnya. (one/hn/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berencana mempercantik Alun-alun Bangil. Beberapa pembenahan akan dilakukan. Di antaranya, memugar pagar alun-alun. Hanya saja, kegiatan itu diproyeksikan memakan dana tak sedikit. Sekitar Rp 3 miliar.

Kepala Bidang Tata Lingkungan di DLH Kabupaten Pasuruan, Suprapto menyampaikan, Detail Engineering Design(DED) untuk merehab Alun-alun Bangil dibuat tahun ini. Dalam perencanaan yang ada, beberapa pembenahan akan dilakukan. Salah satunya, pembongkaran pagar.

“Pembongkaran pagar ini dilakukan lantaran kondisinya sudah usang. Selain itu, juga untuk memberi kesan agar kawasan setempat terbuka,” ungkap Prapto panggilannya saat mendampingi Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto.

Selain itu, pembangunan tugu gapura islami di sisi barat dan timur juga akan direalisasikan. Serta pavingisasi juga akan dilakukan di kawasan setempat. Sehingga, konsep wisata keluarga benar-benar akan tercipta.

Untuk merealisasikan rencana itu biaya yang dibutuhkan mencapai kisaran Rp 3 miliar. Besarnya dana tersebut membuat Pemkab tak bisa mewujudkannya tahun 2021. Karena, anggarannya belum tersedia.

“Rencananya memang akan dikerjakan 2021. Tapi, karena anggaran cukai belum bisa untuk fisik, sehingga kegiatan tersebut akan ditunda,” tuturnya. (one/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/