alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Warga di Grati Merasa Jadi Korban Investasi Bodong

BANGIL, Radar Bromo – Hati-hati bila berinvestasi. Karena bila tidak, uang yang diinvestasikan bisa hilang digondol orang.

Hal ini seperti yang dirasakan Niko, warga Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Ia kehilangan uang puluhan juta, setelah terjerat investasi bodong. Modalnya lenyap setelah uangnya digondol orang.

Niko menceritakan, investasi yang diduga bodong itu, bermula dari iming-iming seorang yang mengaku sebagai pengusaha tambang batu bara dan emas di wilayah Kalimantan. Pengusaha perempuan itu menawarkan ke banyak warga dan menjanjikan keuntungan antara 15 persen hingga 20 persen per bulannya.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung setahun. Pihaknya sendiri, baru empat bulan belakangan terlibat. “Sebenarnya, yang investasi bukan saya. Tapi ibu saya. Saya mewakili ibu saya, sebagai orang yang tertipu,” ucap Niko tanpa menyebutkan nama ibunya.

Empat bulan yang lalu, ibunya berinvestasi Rp 40 juta. Bulan pertama, memang ada pembayaran dari perusahaan yang berlokasi di Grati tersebut. Nilainya Rp 4,5 juta. Bulan berikutnya dan bulan ketiga ada pembayaran lagi, masing-masing Rp 5,6 juta.

Namun, setelah itu, tidak lagi ada. Bahkan, pengusaha tersebut hilang tak ketemu jeluntrungannya. Dari situ, ia mulai curiga. “Pengusaha tersebut menghilang dua pekan terakhir,” sambung dia.

Hal ini membuat warga yang telah berinvestasi merasa kelimpungan. Apalagi, jumlahnya tidak sedikit. Ada yang puluhan hingga ratusan juta.

“Mereka yang berinvestasipun, tidak sedikit. Mencapai sekitar 90 orang. Total investasi yang masuk, bisa mencapai miliaran rupiah,” ulasnya.

Sejauh ini, pihaknya memang berencana untuk mengadukan ke pihak kepolisian. “Kami masih koordinasi dengan anggota dewan,” tambah dia.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi menguraikan, bakal memberikan pendampingan kepada warga. Pendampingan ini diberikan, untuk menyelesaikan persoalan dugaan investasi bodong tersebut. “Segera saja, kami akan melayangkan laporan ke pihak kepolisian,” jelasnya. (one/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Hati-hati bila berinvestasi. Karena bila tidak, uang yang diinvestasikan bisa hilang digondol orang.

Hal ini seperti yang dirasakan Niko, warga Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Ia kehilangan uang puluhan juta, setelah terjerat investasi bodong. Modalnya lenyap setelah uangnya digondol orang.

Niko menceritakan, investasi yang diduga bodong itu, bermula dari iming-iming seorang yang mengaku sebagai pengusaha tambang batu bara dan emas di wilayah Kalimantan. Pengusaha perempuan itu menawarkan ke banyak warga dan menjanjikan keuntungan antara 15 persen hingga 20 persen per bulannya.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung setahun. Pihaknya sendiri, baru empat bulan belakangan terlibat. “Sebenarnya, yang investasi bukan saya. Tapi ibu saya. Saya mewakili ibu saya, sebagai orang yang tertipu,” ucap Niko tanpa menyebutkan nama ibunya.

Empat bulan yang lalu, ibunya berinvestasi Rp 40 juta. Bulan pertama, memang ada pembayaran dari perusahaan yang berlokasi di Grati tersebut. Nilainya Rp 4,5 juta. Bulan berikutnya dan bulan ketiga ada pembayaran lagi, masing-masing Rp 5,6 juta.

Namun, setelah itu, tidak lagi ada. Bahkan, pengusaha tersebut hilang tak ketemu jeluntrungannya. Dari situ, ia mulai curiga. “Pengusaha tersebut menghilang dua pekan terakhir,” sambung dia.

Hal ini membuat warga yang telah berinvestasi merasa kelimpungan. Apalagi, jumlahnya tidak sedikit. Ada yang puluhan hingga ratusan juta.

“Mereka yang berinvestasipun, tidak sedikit. Mencapai sekitar 90 orang. Total investasi yang masuk, bisa mencapai miliaran rupiah,” ulasnya.

Sejauh ini, pihaknya memang berencana untuk mengadukan ke pihak kepolisian. “Kami masih koordinasi dengan anggota dewan,” tambah dia.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi menguraikan, bakal memberikan pendampingan kepada warga. Pendampingan ini diberikan, untuk menyelesaikan persoalan dugaan investasi bodong tersebut. “Segera saja, kami akan melayangkan laporan ke pihak kepolisian,” jelasnya. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/