alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

TPA Kenep Membara, Empat Unit Damkar Dikerahkan

BEJI, Radar Bromo– Kepulan asap menghiasi kawasan tempat pemrosesan akhir (TPA) Kenep, di Kecamatan Beji. Gelapnya gunungan sampah itupun berubah merah dan menyala, Rabu (1/9).

Kepanikan warga mewarnai kawasan setempat. Upaya untuk menjinakkan bara api, dilakukan bersama-sama. Bahkan, empat pemadam kebakaran yang dikerahkan, tak mudah memadamkan si jago merah. Hingga berita ini ditulis, kebakaran sampah di TPA Kenep, masih membara.

Menurut Kamari, warga Kenep, Kecamatan Beji, kobaran api itu berlangsung sejak pukul 14.00. Awalnya, ada bara api di rerumputan alang-alang dekat tol Gempas, Sidowayah, Kecamatan Beji. Api tersebut kemudian menyambar dan membakar sampah yang ada di TPA.

Api yang semula kecil, kian membesar. Lalu membakar kawasan TPA dengan cepat dan luas. “Kejadiannya sekitar pukul 14.00. Api berasal dari alang-alang yang terbakar dan menjalar ke sampah di TPA,” ujarnya.

Kobaran itu terus meluas. Kawasan TPA Kenep yang memiliki luasan 2,5 hektare, hampir membara separonya. Melihat api yang sulit terkendali, pemadam kebakaran pun dikerahkan.

SIRAM: Petugas Damkar menyiram api di lokasi TPA Kenep. Empat unit damkar harus dikerahkan untuk pemadaman. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Kabid Persampahan DLH Kabupaten Pasuruan, Syahnur Indra menyampaikan, ada empat damkar yang terjun ke lokasi. Selain dari Pemkab Pasuruan juga ada support dari PIER dan Kota Pasuruan.

Api memang tak mudah dijinakkan. Karena barang yang ada di wilayah setempat, mudah terbakar. “Yang terbakar, sampah-sampah TPA. Sulit dipadamkan, karena memang sampah yang ada, merupakan bahan mudah terbakar. Sampai ada empat damkar yang diterjunkan,” bebernya.

Ia menambahkan, belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu. Namun, diduga karena percikan api dari ilalang. “Karena musin kemarau. Rentan terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (one/fun)

BEJI, Radar Bromo– Kepulan asap menghiasi kawasan tempat pemrosesan akhir (TPA) Kenep, di Kecamatan Beji. Gelapnya gunungan sampah itupun berubah merah dan menyala, Rabu (1/9).

Kepanikan warga mewarnai kawasan setempat. Upaya untuk menjinakkan bara api, dilakukan bersama-sama. Bahkan, empat pemadam kebakaran yang dikerahkan, tak mudah memadamkan si jago merah. Hingga berita ini ditulis, kebakaran sampah di TPA Kenep, masih membara.

Menurut Kamari, warga Kenep, Kecamatan Beji, kobaran api itu berlangsung sejak pukul 14.00. Awalnya, ada bara api di rerumputan alang-alang dekat tol Gempas, Sidowayah, Kecamatan Beji. Api tersebut kemudian menyambar dan membakar sampah yang ada di TPA.

Api yang semula kecil, kian membesar. Lalu membakar kawasan TPA dengan cepat dan luas. “Kejadiannya sekitar pukul 14.00. Api berasal dari alang-alang yang terbakar dan menjalar ke sampah di TPA,” ujarnya.

Kobaran itu terus meluas. Kawasan TPA Kenep yang memiliki luasan 2,5 hektare, hampir membara separonya. Melihat api yang sulit terkendali, pemadam kebakaran pun dikerahkan.

SIRAM: Petugas Damkar menyiram api di lokasi TPA Kenep. Empat unit damkar harus dikerahkan untuk pemadaman. (Foto: Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Kabid Persampahan DLH Kabupaten Pasuruan, Syahnur Indra menyampaikan, ada empat damkar yang terjun ke lokasi. Selain dari Pemkab Pasuruan juga ada support dari PIER dan Kota Pasuruan.

Api memang tak mudah dijinakkan. Karena barang yang ada di wilayah setempat, mudah terbakar. “Yang terbakar, sampah-sampah TPA. Sulit dipadamkan, karena memang sampah yang ada, merupakan bahan mudah terbakar. Sampai ada empat damkar yang diterjunkan,” bebernya.

Ia menambahkan, belum mengetahui pasti penyebab kebakaran itu. Namun, diduga karena percikan api dari ilalang. “Karena musin kemarau. Rentan terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU