alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Satu dari Enam Proyek Perbaikan Jalan Selesai Digarap, Mana Saja?

BANGIL, Radar Bromo – Baru satu di antara enam proyek perbaikan jalan yang tuntas tergarap. Lima lainnya masih terkendala hujan. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan tidak memaksakan perbaikan jalan jika turun hujan. Hasilnya dikhawatirkan tidak maksimal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Hanung Widya Sasangka menyebutkan, belum semua perbaikan jalan yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) itu rampung. Total ada enam ruas jalan. Baru satu jalan yang selesai. Tinggal pembersihan. Yaitu, ruas Jalan Sengonagung–Pager, Kecamatan Purwosari. Pengerjaan jalan yang disiapi anggaran Rp 2,5 miliar itu telah mendekati 100 persen. Hampir selesai. ”Tinggal pembersihan,” katanya.

Sementara itu, lanjut Hanung, lima ruas jalan lainnya masih dalam proses pengerjaan. Masing-masing ruas Jalan Jimbaran–Kronto dengan anggaran Rp 3,8 miliar. Prosesnya masih sekitar 50 persen. Kemudian, ruas Jalan Kedawung–Banyubiru yang dikucuri dana Rp 3,2 miliar. Pelaksanaan masih 35 persen.

Begitu juga ruas Jalan Semut–Ngembal dengan anggaran Rp 3 miliar. Capaian pekerjaan sekitar 56 persen. Lalu, ruas Jalan Lecari–Kayoman senilai Rp 3,9 miliar. Pelaksanaan baru 29 persen. Satu lagi ruas Jalan Kronto–Wonorejo senilai Rp 2,73 miliar. Penggarapan baru 20 persen.

Perbaikan jalan yang dananya bersumber dari DAK tersebut total disiapi anggaran Rp 19,3 miliar. Diharapkan kondisi jalan-jalan itu baik sehingga menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Menurut Hanung, kendala pengerjaan proyek adalah cuaca. Terutama masih turunnya hujan di masa anomali cuaca ini. Pengaspalan pasti terganggu kalau hujan turun. Lebih-lebih, medan pengerjaan proyek juga rawan. Lokasinya berada di ketinggian dan curam.

BANGIL, Radar Bromo – Baru satu di antara enam proyek perbaikan jalan yang tuntas tergarap. Lima lainnya masih terkendala hujan. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan tidak memaksakan perbaikan jalan jika turun hujan. Hasilnya dikhawatirkan tidak maksimal.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Hanung Widya Sasangka menyebutkan, belum semua perbaikan jalan yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) itu rampung. Total ada enam ruas jalan. Baru satu jalan yang selesai. Tinggal pembersihan. Yaitu, ruas Jalan Sengonagung–Pager, Kecamatan Purwosari. Pengerjaan jalan yang disiapi anggaran Rp 2,5 miliar itu telah mendekati 100 persen. Hampir selesai. ”Tinggal pembersihan,” katanya.

Sementara itu, lanjut Hanung, lima ruas jalan lainnya masih dalam proses pengerjaan. Masing-masing ruas Jalan Jimbaran–Kronto dengan anggaran Rp 3,8 miliar. Prosesnya masih sekitar 50 persen. Kemudian, ruas Jalan Kedawung–Banyubiru yang dikucuri dana Rp 3,2 miliar. Pelaksanaan masih 35 persen.

Begitu juga ruas Jalan Semut–Ngembal dengan anggaran Rp 3 miliar. Capaian pekerjaan sekitar 56 persen. Lalu, ruas Jalan Lecari–Kayoman senilai Rp 3,9 miliar. Pelaksanaan baru 29 persen. Satu lagi ruas Jalan Kronto–Wonorejo senilai Rp 2,73 miliar. Penggarapan baru 20 persen.

Perbaikan jalan yang dananya bersumber dari DAK tersebut total disiapi anggaran Rp 19,3 miliar. Diharapkan kondisi jalan-jalan itu baik sehingga menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Menurut Hanung, kendala pengerjaan proyek adalah cuaca. Terutama masih turunnya hujan di masa anomali cuaca ini. Pengaspalan pasti terganggu kalau hujan turun. Lebih-lebih, medan pengerjaan proyek juga rawan. Lokasinya berada di ketinggian dan curam.

MOST READ

BERITA TERBARU

/