alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Blangko e-KTP Cukup, Dispenduk Siap Penuhi Permohonan

BANGIL, Radar Bromo – Persediaan blangko KTP elektronik (e-KTP) masih cukup. Saat ini, tersedia sekitar 30 ribu blangko untuk melayani warga yang ingin mencetak e-KTP-nya. Bergantung permohonan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko memastikan, persediaan blangko tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan. Sementara, kebutuhan per hari sekitar hanya 400 lembar hingga 500 lembar.

”Masih aman,” katanya.

Cetak e-KTP tidak hanya baru, tetapi juga lama. Tidak semata-mata karena rusak. Ada pula yang karena pindah alamat dan faktor-faktor lain. Pencetakan berdasar permohonan yang masuk. ”Kami saat ini tidak punya tunggakan seperti sebelumnya,” tambah Yudha.

Apalagi, Dispendukcapil akan terus berupaya menambah stok. Kalau stok menipis, Dispendukcapil akan mengajukan 50 ribu lembar blangko lagi agar ketersediaan blangko tetap aman. ”Tapi, realisasinya bergantung pusat,” jelasnya. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Persediaan blangko KTP elektronik (e-KTP) masih cukup. Saat ini, tersedia sekitar 30 ribu blangko untuk melayani warga yang ingin mencetak e-KTP-nya. Bergantung permohonan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko memastikan, persediaan blangko tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga dua bulan ke depan. Sementara, kebutuhan per hari sekitar hanya 400 lembar hingga 500 lembar.

”Masih aman,” katanya.

Cetak e-KTP tidak hanya baru, tetapi juga lama. Tidak semata-mata karena rusak. Ada pula yang karena pindah alamat dan faktor-faktor lain. Pencetakan berdasar permohonan yang masuk. ”Kami saat ini tidak punya tunggakan seperti sebelumnya,” tambah Yudha.

Apalagi, Dispendukcapil akan terus berupaya menambah stok. Kalau stok menipis, Dispendukcapil akan mengajukan 50 ribu lembar blangko lagi agar ketersediaan blangko tetap aman. ”Tapi, realisasinya bergantung pusat,” jelasnya. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/