alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

BPBD Kab Pasuruan Masih Kekurangan Truk Tangki Air

BANGIL, Radar Bromo – Bantuan air bersih sangat diperlukan pada musim kemarau dan hujan. Baik saat terjadi bencana kekeringan maupun ketika banjir. BPBD Kabupaten Pasuruan harus melibatkan sejumlah pihak dalam menyalurkan air bersih kepada warga.

Kondisi itu disebabkan minimnya kendaraan truk tangki yang dimiliki BPBD. Dalam sehari, kebutuhan masyarakat bisa mencapai enam tangki air, bahkan lebih. Sebab, daerah yang tergenang banjir tidak hanya satu lokasi.

”Misalnya pertengahan Februari lalu, beberapa desa tergenang banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris.

Haris menyatakan, tidak hanya menggandeng dinas terkait, seperti Dinas Permukiman ataupun PDAM Kabupaten Pasuruan. Pihak swasta juga dilibatkan dalam penyaluran air bersih karena minimnya sarana milik BPBD. Saat ini, BPBD hanya memiliki dua truk tangki.

“Ketika kebutuhan distribusi air tinggi, kami kesulitan menjangkau beberapa wilayah sekaligus. Makanya, kami libatkan pihak-pihak lain untuk membantu,” katanya

Penambahan truk tangki sebenarnya sudah dirancang. Bahkan, pengajuan ke pusat sudah dilakukan. Namun, sampai saat ini, kebutuhan kendaraan tersebut belum bisa direalisasikan. “Sudah pernah diusulkan. Tapi, belum terealisasi sampai saat ini,” tegas Haris. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Bantuan air bersih sangat diperlukan pada musim kemarau dan hujan. Baik saat terjadi bencana kekeringan maupun ketika banjir. BPBD Kabupaten Pasuruan harus melibatkan sejumlah pihak dalam menyalurkan air bersih kepada warga.

Kondisi itu disebabkan minimnya kendaraan truk tangki yang dimiliki BPBD. Dalam sehari, kebutuhan masyarakat bisa mencapai enam tangki air, bahkan lebih. Sebab, daerah yang tergenang banjir tidak hanya satu lokasi.

”Misalnya pertengahan Februari lalu, beberapa desa tergenang banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Haris.

Haris menyatakan, tidak hanya menggandeng dinas terkait, seperti Dinas Permukiman ataupun PDAM Kabupaten Pasuruan. Pihak swasta juga dilibatkan dalam penyaluran air bersih karena minimnya sarana milik BPBD. Saat ini, BPBD hanya memiliki dua truk tangki.

“Ketika kebutuhan distribusi air tinggi, kami kesulitan menjangkau beberapa wilayah sekaligus. Makanya, kami libatkan pihak-pihak lain untuk membantu,” katanya

Penambahan truk tangki sebenarnya sudah dirancang. Bahkan, pengajuan ke pusat sudah dilakukan. Namun, sampai saat ini, kebutuhan kendaraan tersebut belum bisa direalisasikan. “Sudah pernah diusulkan. Tapi, belum terealisasi sampai saat ini,” tegas Haris. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/