Tegas, Ini Janji Bupati Pasuruan pada Petugas yang Hambat Investasi

BANGIL, Radar Bromo – Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf akhirnya angkat bicara soal keluhan lambannya pengurusan perizinan di DPMPT (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu) Kabupaten Pasuruan. Gus Irsyad –sapaannya- meyakinkan, bakal menindak tegas jika ada pegawai di lingkungannya yang mempermainkan perizinan.

Pernyataan itu diungkapkan Gus Irsyad, seusai menggelar olahraga di Stadion R Soedrasono, kemarin (31/1). Menurut Irsyad, tidak ada niatan dari Pemkab untuk menghambat investasi di Kabupaten Pasuruan.

Terlebih lagi, untuk menyulitkan para investor atau pengusaha yang hendak berinvestasi di Kabupaten Pasuruan. “Justru kami mendorong agar para investor bisa masuk. Jadi, tidak ada niatan untuk menghambat ataupun mempersulit perizinan,” sambungnya.

Ia menambahkan, ada hal yang harus dipahami oleh investor. Selain adanya pihak ketiga yang dilibatkan dalam proses perizinan itu, penggunaan jasa makelar bisa saja menjadi faktor yang menghambat tersebut.

Sebab, dalam pengurusan perizinan, ada konsultan yang harus dilibatkan. “Seperti UPL ataupun IPL, kami tidak bisa sendirian. Ada pihak ketiga yang dilibatkan,” tambahnya.

Ia pun berharap para pengusaha untuk mengurus perizinannya sendiri. Ia meyakinkan kalau petugasnya tentu akan membantu. “Kami harap pelaku usaha ataupun pengusaha bisa mengurus sendiri,” tambahnya.

Bahkan, ia juga menekankan kalau ada pegawainya yang bermain segera laporkan. Ia akan memberikan tindakan kepada pegawai yang mbalela. “Kalau ada pegawai yang bermain-main sehingga menghambat investasi, akan kami tindak,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pelayanan perizinan di Kabupaten Pasuruan sempat disoal. Menyusul panjang dan rumitnya regulasi yang ada. Hal ini membuat pelaku usaha kebingungan dalam pengurusan. Bahkan, ada yang merasa kesulitan dalam melakukan pengurusan. (one/mie)