Ini yang Dilakukan Nelayan Probolinggo Ketika Musim Angin Kencang

Ini yang Dilakukan Nelayan Probolinggo Ketika Musim Angin Kencang

BEBERAPA pekan ini cuaca di Probolinggo sedikit ekstrem. Angin kencang berhembus terkadang semriwing menusuk ke tulang. Situasi ini juga dihadapi oleh para nelayan di Probolinggo. —————- Desir ombak di laut Probolinggo, sore itu cukup kencang. Ini ditandai dengan gelombang yang cukup tinggi. Bahkan saat menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga, di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, banyak perahu maupun kapal yang memilih bersandar. Sejumlah nelayan maupun pemilik perahu mengaku, mereka memilih tidak melaut lantaran takut. Cuaca ekstrem yang…

Selengkapnya...

Rp 1,447 M untuk Tambah Dua Alat Bidang Metrologi

Rp 1,447 M untuk Tambah Dua Alat Bidang Metrologi

PANGGUNGREJO – Rencana Bidang Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan menambah layanan baru akan terlaksana. Namun, sejauh ini pengadaan dua peralatan baru dengan anggaran Rp 1,447 miliar itu masih tahap lelang. Kepala Bidang Metrologi Disperindag Kabupaten Pasuruan Daya Uji mengatakan, sejauh ini Bidang Metrologi masih melayani 19 layanan. Targetnya, tahun ini bisa ada tambahan dua layanan baru dari alat yang akan dibeli dengan dana dari Pemerintah Pusat itu. ‚ÄúSementara ini untuk layanan masih…

Selengkapnya...

Selama Enam Bulan, Sudah 20 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Probolinggo

Selama Enam Bulan, Sudah 20 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Probolinggo

PROBOLINGGO – Angka kebakaran yang terjadi di Kota Probolinggo selama semester tahun 2018 cukup tinggi. Bahkan sudah puluhan kali insiden kebakaran terjadi. Dari data yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, sejak Januari sampai Sabtu (4/8), sudah terjadi 20 kali kebakaran di Kota Probolinggo. Dari jumlah itu, mayoritas penyebab timbulnya api belum diketahui. Atau, ada 9 kasus. Sedangkan yang ditimbulkan akibat korsleting listrik ada 6 kasus; ceroboh dengan membakar sampah ada 2 kasus; lupa menanak nasi…

Selengkapnya...

Begini Keseruan Gelar Kirap Tumpeng-Budaya di Desa Oro-oro Ombo Wetan

Begini Keseruan Gelar Kirap Tumpeng-Budaya di Desa Oro-oro Ombo Wetan

REMBANG – Banyak cara dilakukan warga untuk mensyukuri nikmat Tuhan. Sabtu (4/8), warga Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, mengadakan selamatan desa atau tegal desa. Kegiatan ini berlangsung 3 hari dan Sabtu merupakan acara puncak. Karenanya, pada puncak acara digelar kirab tumpeng dan kirab budaya. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga Desa Oro-oro Ombo Wetan dan sekitarnya sudah tumplek blek di jalan. Mereka hendak menonton pawai yang menyusuri jalan sepanjang sekitar 3 kilometer dari…

Selengkapnya...

Bacakan Ikrar Perdamaian-Galang Amal di Orkestra Sound of Nature Harmony in Diversity

Bacakan Ikrar Perdamaian-Galang Amal di Orkestra Sound of Nature Harmony in Diversity

PANDAAN – Ribuan penonton hanyut dalam lantunan musik orkestra bertajuk Sound of Nature Harmony in Diversity di The Taman Dayu Pandaan. Sabtu malam (4/8), dalam ajang ini juga dibacakan ikrar perdamaian dan penggalangan amal. Kali pertama orkestra yang menampilkan 80 pemain ini dihelat di Pasuruan. Kedamaian dalam keberagaman menjadi poin penting selama konser berlangsung. Konser amal yang digelar di alam terbuka ini bertujuan mengajak penonton merefleksikan keagungan Tuhan melalui keragaman. Mereka menikmati musik di bawah…

Selengkapnya...

Sore Ini Persekap Hadapi Persekam, Jika Menang Raih Puncak Klasemen

Sore Ini Persekap Hadapi Persekam, Jika Menang Raih Puncak Klasemen

PASURUAN – Skuadra Persekap kembali berambisi mengambil poin penuh saat menjamu Persekam Metro FC, sore ini. Laga yang bakal dihelat di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan itu akan dimanfaatkan The Lasser untuk memenangkan pertandingan. Jika mampu memenangi laga, Persekap berpotensi menjadi pemuncak klasemen Grup 6 Zona Nasional. Kolektivitas pemain yang kian solid diharapkan dapat menekuk tim tamu. Pelatih Persekap, Asyari Cahyani mengutarakan anak asuhnya sejauh ini sudah cukup siap menghadapi laga. Menurutnya, jeda pertandingan yang…

Selengkapnya...

Pulang Malam dan Diantar Bos, Malah Dituduh Selingkuh

Pulang Malam dan Diantar Bos, Malah Dituduh Selingkuh

NIAT hati Minthul (nama samaran), 28, warga Beji, Pasuruan untuk membantu ekonomi keluarga ternyata menjadi bumerang bagi rumah tangganya. Ini lantaran suaminya, Tole (juga nama samaran), 30, suka cemburu buta. Bahkan kepada bos Minthul sendiri. Akibatnya Tole pernah ngamuk-ngamuk dan menghajar Minthul saat tahu diantar pulang ke rumah. Pernikahan merekapun harus berakhir di Pengadilan Agama (PA) Bangil. Minthul mengaku benar-benar kesal dengan sikap Tole yang berpikiran buruk. Padahal Minthul mengaku tidak ada perasaan apa-apa dengan…

Selengkapnya...
1 1.010 1.011 1.012 1.013 1.014 1.037