PROBOLINGGO, Radar Bromo - Tak hanya persiapan venue. Panitia Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan juga menata skema dan perangkat pertandingan demi lancarnya turnamen agar tertib dan kompetitif selama event berlangsung.
Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan, Ainul Mashudi mengatakan, pembagian tugas kepanitiaan telah dilakukan secara rinci. Setiap personel telah mendapatkan tanggung jawab dan pos masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari tumpang tindih tugas saat pertandingan berlangsung.
Dengan pembagian job desk yang jelas, seluruh panitia diharapkan dapat langsung bekerja sesuai tanggung jawabnya begitu berada di lokasi pertandingan. “Sehingga sesampainya di lapangan nanti panitia sudah langsung menempati posnya masing-masing dan melaksanakan tanggung jawabnya,” terang Ainul.
Menurutnya, persiapan turnamen telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Berbagai kebutuhan event mulai dari perangkat pertandingan, properti, perlengkapan venue hingga kebutuhan pendukung lainnya telah dicek dan dipastikan kesiapannya.
Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian panitia di antaranya booth, sound system, kelistrikan, hingga kesiapan venue pertandingan. Panitia juga mempersiapkan kebutuhan teknis untuk live streaming, khususnya pada agenda pembukaan turnamen.
“Tidak hanya itu, kami juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk keamanan acara. Serta OPD terkait seperti Satpol PP dan Dispopar Kota Probolinggo,” sebutnya.
Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan jalannya pertandingan tidak hanya meriah, tetapi juga aman dan tertib. Terlebih, turnamen ini bakal mempertemukan para pemain muda dari wilayah Probolinggo dan Pasuruan dalam persaingan di lapangan.
Sementara itu, kesiapan perangkat pertandingan juga terus dimatangkan. Koordinator Wasit dari Askot PSSI Probolinggo, Tri Oktavian mengatakan, sebanyak delapan wasit disiapkan untuk memimpin seluruh pertandingan Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan.
Kedelapan wasit tersebut akan bertugas sejak babak penyisihan hingga pertandingan final. Mereka juga telah memiliki lisensi resmi dari PSSI sebagai modal utama untuk menjaga pertandingan berjalan sesuai regulasi.
“Seluruhnya berlisensi resmi dari PSSI pusat. Ada yang dari dalam kota dan ada pula yang dari luar Kota Probolinggo,” ujarnya.
Untuk menjaga kondisi fisik dan konsentrasi perangkat pertandingan, penugasan wasit akan dilakukan secara bergantian. Setiap wasit telah mendapatkan jadwal bertugas yang disesuaikan dengan rangkaian pertandingan.
Tri menjelaskan, pertandingan akan berlangsung dalam beberapa sesi, mulai pagi, siang, hingga malam. Karena itu, sistem rotasi diterapkan agar wasit yang bertugas tetap berada dalam kondisi prima saat memimpin pertandingan.
“Jadi, nanti ada shift-nya, yakni pagi, siang, hingga malam. Semuanya akan bergantian dan ada juga yang istirahat,” pungkasnya. (gus/fun)
Editor : Moch Vikry Romadhoni