Senin Ini Kick Off Zona 9 Bahlil Mini Soccer, Bakal Sajikan Laga Derbi

Agus Faiz Musleh • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 06:25 WIB
Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak
Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Bahlil Mini Soccer Zona 9 akan dimulai hari ini (28/9). Sebanyak 16 tim dari Kota-Kabupaten di Pasuruan dan Probolinggo bakal berduel di Probolinggo Mini Soccer yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kedopok.

Dari delapan pertandingan yang digeber hari ini, bakal tersaji laga derbi. Ini merujuk dari hasil drawing yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Sebanyak 10 tim dari daerah yang sama, akan langsung bertemu. Semuanya pun harus saling sikut karena hanya ada satu tim yang lolos ke babak 8 besar.

Laga derbi itu adalah SMKN 1 Nguling melawan SMKN 1 Grati (keduanya berasal dari Kabupaten Pasuruan); SMAN 4 Pasuruan melawan SMKS Untung Suropati (keduanya berasal dari Kota Pasuruan); SMAN 2 Pasuruan melawan SMAN 4 Pasuruan (juga sama berasal dari Kota Pasuruan); SMA Unggulan Zaha melawan SMKN 2 Kraksaan (sama-sama Kabupaten Probolinggo); dan SMKN 2 Probolinggo melawan SMAN 4 Probolinggo (sama-sama asal Kota Probolinggo).

Walau harus bertanding di babak awal, semua tim komitmen akan memberikan perlawanan sekuat tenaga. Laga juga diprediksi pasti seru karena masing-masing tim sudah mengetahui kekuatan lawannya.

“Sebelum turnamen dimulai, sempat tim dari Kota Pasuruan sudah melakukan persiapan dini. Sejak dua pekan ini, empat tim sudah latihan rutin. Bahkan keempat tim telah sparring bersama,” beber Haryanto Pujo Laksono, person in charge (PIC) Bahlil Mini Soccer dari DPD Kota Pasuruan.

Tak ayal keempat tim sudah mengetahui seperti apa masing-masing permainan di lapangan. Termasuk kelemahan maupun keunggulan dari masing-masing tim.

“Selama dua pekan ini, empat tim rutin tiap sore menggelar latihan dan sparring di tiga lapangan. Sehingga saat duel resmi di lapangan nanti, maka akan ada adu strategi,” beber Pujo.

Hal yang sama diungkapkan Gaung Andaka, PIC Bahlil Mini Soccer dari DPD Kabupaten Pasuruan. Di babak awal, SMKN 1 Grati dan SMKN 1 Nguling menjadi laga derbi. Kebetulan pula dua tim ini sama-sama berada di wilayah Timur Kabupaten Pasuruan.

Walau begitu, empat tim sekolah dari Kabupaten Pasuruan diminta untuk tetap menjaga sportivitas. “Kalian adalah pemain muda yang tentu akan menjadi andalan di masa depan. Buktikan skill kalian dengan meraih prestasi. Mini soccer adalah laga yang mengutamakan kerjasama tim,” beber Gaung Andaka.

Pria yang pernah menjadi manajer klub Persekabpas di Liga Nusantara musim 2025-2026 ini menyebut, di turnamen Bahlil Mini Soccer, semua tim punya peluang. Semuanya juga sudah berlatih tanding.

Demi melaju ke final, semua sekolah juga telah berlatih fisik dan skill. Seperti SMA Negeri 1 Grati Pasuruan yang memilih Lapangan Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Nguling, sebagai salah satu lokasi latihan. Tim juga beberapa kali menjajal lapangan Mini Soccer Warungdowo untuk beradaptasi dengan karakter permainan mini soccer.

Pelatih SMA Negeri 1 Grati, Achmad Aminuddin Fitroni mengatakan latihan, tim sebenarnya telah menjadi bagian dari program ekstrakurikuler sepak bola di sekolah. Namun, intensitasnya ditingkatkan dalam sebulan terakhir menjadi tiga kali dalam sepekan.

“Latihannya sudah include dengan ekstrakurikuler sepak bola. Tapi untuk sebulan terakhir ini lebih dipadatkan menjadi seminggu tiga kali guna mempersiapkan tim menjelang kompetisi Bahlil Mini Soccer,” ujarnya.

Memasuki latihan terakhir, tim SMA Negeri 1 Grati lebih banyak mengasah koordinasi antarlini sekaligus mempertajam penyelesaian akhir. Materi tersebut dinilai penting untuk menghadapi pertandingan yang diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi.

Dari sisi mental, Amin juga mengaku optimistis dengan kekuatan skuadnya. Ia berharap seluruh pemain mampu menerapkan hasil latihan ketika pertandingan berlangsung.

“Berapapun skornya nanti, kami berharap SMA Negeri 1 Grati yang menang dan bisa melangkah ke turnamen berikutnya,” katanya.

Kepercayaan diri juga dibawa SMA Negeri 4 Kota Pasuruan. Pelatih tim, Luthfan Fajrian mengatakan mayoritas pemainnya telah memiliki pengalaman bermain sepak bola maupun futsal bersama klub masing-masing.

Kondisi tersebut menjadi modal tersendiri bagi tim. Dengan kemampuan dasar pemain yang sudah terbentuk, latihan menjelang turnamen lebih diarahkan untuk membangun chemistry dan beradaptasi dengan karakter lapangan mini soccer.

“Anak-anak juga berprestasi di dunia sepak bola dan futsal serta memang sudah memiliki jadwal tersendiri untuk latihan rutin di sekolah. Kami hanya memanfaatkan waktu yang ada untuk adaptasi lapangan mini soccer,” katanya.

Meski memiliki pemain dengan pengalaman kompetitif, Luthfan memilih tidak membebani skuad dengan target skor tertentu. Ia lebih menekankan konsistensi permainan dan kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi selama pertandingan.

“Terakhir event futsal, tim kami menang telak. Kami tidak menargetkan skor. Hanya berharap konsisten serta meminta tim untuk mengikuti tiap arahan pelatih dengan baik,” bebernya.

Persiapan matang juga dilakukan tim dari Probolinggo. Semua tim telah menggenjot latihan untuk memastikan kondisi fisik, kekompakan, hingga taktik permainan berada dalam kondisi terbaik.

Salah satunya dilakukan SMK Negeri 2 Kota Probolinggo. Manager tim, Rully Dwi Cahyo Novianto mengatakan, skuadnya rutin menjalani latihan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis. Latihan digelar di lapangan sekolah setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Sesi latihan berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 17.00.

“Alhamdulillah sejauh ini tim sudah sangat baik. Kami sudah berlatih maksimal untuk menghadapi turnamen ini. Insyaallah kondisi pemain semuanya siap untuk berlaga,” katanya.

Persiapan serupa juga dilakukan SMK Negeri 2 Kraksaan. Pelatih tim, Sandhy Arie Herfanto menyebut kesiapan skuadnya telah mencapai sekitar 90 persen pada Minggu (27/9).  Setelah menjalani latihan intensif, tim kini tinggal melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum turun bertanding. Selain meningkatkan kondisi fisik, sesi tersebut dimanfaatkan untuk membangun kekompakan dan mematangkan skema permainan.

“Tim kami sudah siap tempur dan menjunjung sportivitas. Berapa pun skornya, kami berharap bisa menang dan melangkah ke babak selanjutnya,” tuturnya.

Di sisi lain, atmosfer persaingan Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan semakin terasa. Jelang kick-off pertandingan, seluruh peserta diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan bermain dengan mengedepankan prinsip fair play.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jawa Timur, Wahid Nurahman. Menurutnya, turnamen ini tidak semata-mata menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan di lapangan. Tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang nilai-nilai olahraga.

Karena itu, setiap pertandingan diharapkan berlangsung kompetitif namun tetap dalam koridor sportivitas. Para pemain diminta mampu menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, serta menjaga sikap selama berada di lapangan.

“Bukan sekadar memberi pelajaran terkait olahraga yang kompetitif. Melainkan juga mendidik generasi muda agar memiliki tanggung jawab. Sehingga harapan kami tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pertandingan nantinya. Silakan bermain dengan fair play,” ungkap Wahid.

Menurutnya, semangat kompetisi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Kemenangan memang menjadi target setiap tim, namun proses untuk meraihnya harus dilakukan secara sportif dan tetap menghargai seluruh peserta.

Selain memperebutkan gelar juara di Zona 9 Probolinggo-Pasuruan, turnamen ini juga menjadi bagian dari rangkaian kompetisi Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak yang digelar secara berjenjang di Jawa Timur. Wahid menjelaskan, juara dari Zona 9 nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk berhadapan dengan para juara dari 10 zona lainnya pada putaran tingkat provinsi. Dengan demikian, persaingan di Zona 9 menjadi salah satu tahapan penting menuju panggung yang lebih besar.

“Turnamen ini melibatkan 11 zona, 176 tim, dan lebih dari 2.600 pemain serta official dari seluruh Jawa Timur. Nantinya seluruh juara akan bertemu di putaran provinsi dan memperebutkan Piala Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia,” katanya. (gus/fun)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
bahlil mini soccer golkar turnamen