Tim-Tim Tuan Rumah Berjaya di Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura

Muhammad Fahmi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 22:37 WIB
KETAT: Pemain MAN 2 Pamekasan (jersey hijau) menghalau bola atas saat mendapat serangan dari pemain-pemain SMAN 4 Pamekasan di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 8 Madura di Puri Dewata Mini Soccer Pamekasan, (25/9). (Fahmi Jalil/ Radar Madura)
KETAT: Pemain MAN 2 Pamekasan (jersey hijau) menghalau bola atas saat mendapat serangan dari pemain-pemain SMAN 4 Pamekasan di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 8 Madura di Puri Dewata Mini Soccer Pamekasan, (25/9). (Fahmi Jalil/ Radar Madura)

 

PAMEKASAN, Radar Bromo- Pamekasan masih menjadi kekuatan utama di Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 8 Madura. Tiga dari empat tiket semifinal berhasil diamankan wakil tuan rumah.

Yakni, SMAN 2 Pamekasan, SMAN 4 Pamekasan, dan SMAN 3 Pamekasan. Satu tiket lainnya menjadi milik SMAN Ambunten Sumenep.

SMAN 2 Pamekasan memastikan ke semifinal setelah menundukkan MAN 2 Pamekasan dengan skor 2-1 dalam pertandingan ketat.

Tiket berikutnya diamankan SMAN 4 Pamekasan dengan mengalahkan SMAN 1 Kedungdung Sampang dengan skor 4-2.

SMAN 3 Pamekasan melengkapi dominasi wakil tuan rumah. Mereka menang meyakinkan 3-0 atas SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan.

Sementara itu, SMAN Ambunten Sumenep lolos tanpa berkeringat. SMKN 2 Sampang dinyatakan walk out (WO) karena terlambat hadir, sehingga kemenangan menjadi milik SMAN Ambunten. 

Ketua Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Arif Fathoni mengatakan, persaingan semakin berat. Empat tim yang lolos harus segera menyiapkan diri untuk perebutan tiket final.

Baca Juga: 240 Pemain Bahlil Mini Soccer Zona 9 Probolinggo-Pasuruan Dipastikan Tercover BPJS

”Setelah ini, persaingan semakin ketat. Tim yang lolos harus mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun strategi karena setiap pertandingan akan menentukan langkah menuju juara,” kata dia.

Dia berharap pertandingan semifinal berlangsung lebih menarik. Seluruh tim diminta tetap menjunjung sportivitas meski target untuk mencapai final semakin dekat.

”Semua sudah sampai semifinal. Tinggal bagaimana menyiapkan diri dan tampil maksimal. Semoga pertandingan berikutnya tetap seru, sportif, dan berjalan lancar,” ujarnya.

Direktur Jawa Pos Radar Madura Abdul Aziz menilai, pertandingan babak delapan besar berlangsung kompetitif. Masing-masing tim tampil dengan semangat tinggi untuk mengamankan tiket semifinal.

“Kami berharap atmosfer pertandingan tetap terjaga pada babak semifinal. Persaingan yang ketat diharapkan tetap berjalan seiring dengan sportivitas antarpemain,” katanya.

Pengawas pertandingan Abdul Hamid mengatakan, pertandingan delapan besar berlangsung cukup maksimal. Intensitas permainan tinggi dan permainan tim juga sangat kompetitif.

Bahkan menurutnya, tensi permainan dalam turnamen itu lebih tinggi dibanding sejumlah kompetisi lainnya.

“Terlebih, ada Piala Jawa Timur yang diperebutkan dan mini soccer masih tergolong cabang olahraga baru. Sehingga anak-anak terlihat sangat antusias dan tensi bermainnya cukup tinggi,” tegasnya.

Pelatih SMAN Ambunten Sumenep Nur Khalis bersyukur timnya menjadi satu-satunya wakil Sumenep yang menembus semifinal.

Bagi timnya yang merupakan tim sepak bola, turnamen tersebut menjadi pengalaman pertama mengikuti kompetisi mini soccer.

Khalis mengakui tekanan cukup terasa karena timnya bermain di kandang lawan.

Namun, para pemain sudah memiliki pengalaman menghadapi pertandingan persahabatan, sehingga mampu mengatasi tekanan tersebut.

”Meski berada di kandang lawan dan banyak tekanan karena budaya mereka sepak bola, pemain sudah punya pengalaman saat persahabatan. Meski ada tekanan, mereka bisa mengatasinya,” ujarnya.

Untuk menghadapi semifinal, Khalis meminta pemainnya tampil tanpa beban. Dia ingin anak asuhnya menikmati pertandingan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan. ”Saya minta kepada pemain agar bermain lepas,” pintanya. (afg/han)

Editor : Muhammad Fahmi
bahlil mini soccer tim tuan rumah madura pamekasan