PASURUAN, Radar Bromo- Setelah babak penyisihan, Pasuruan Superleague Bupati Cup 2026 kini menuju perempat final. Di babak ini, delapan tim akan berebut tiket semifinal. Venue pertandingan sudah ditentukan dan kick off digelar dalam sehari yakni serentak Selasa (22/9) pukul 15.00.
Empat venue yang digunakan masih sama seperti yang digunakan saat fase grup lalu. Pembagiannya Lapangan Mojoparon akan menggelar laga Prigen FC (juara Grup A) melawan Purwosari FC (Runner up grup C),
Lapangan Kebotohan menggelar laga Sukorejo FC (juara Grup B) melawan Pandaan FC (Runner up Grup D), Lapangan Plumbon menggelar laga Rembang United (juara Grup C) melawan Kraton FC (Runner up Grup A), dan Lapangn Ngadimulyo menggelar laga Kejayan FC (juara Grup D) melawan Beji United (Runner up Grup B).
Pembagian ini sudah adil karena tak ada yang menjadi tuan rumah. Meski begitu laga tetap diperbolehkan ditonton supporter masing-masing tim.
Delapan tim mengaku sudah siap melakoni babak 8 besar. Sebagian bahkan mengaku akan menambah "amunisinya' karena tim memang diperbolehkan menambah dan mengganti pemain. Dengan catatan pemain tersebut tetap harus berasal dari kecamatan sesuai tim yang dibela.
Seperti yang diungkapkan Zaki Yamani, manajer Sukorejo FC. Kesempatan mengganti pemain ini tentu harus dimanfaatkan.
"Saat babak penyisihan lalu, ada pemain kami yang cedera. Namun kami sudah menyiapkan penggantinya dan mudah-mudahan bisa nyetel dengan pemain yang sudah ada," beber Zaki Yamani.
Hal serupa diungkapkan Ugik Setyo, manajer Kraton FC. Ada perubahan di posisi tengah karena Kraton FC juga akan mengganti nomor punggung pemain yang sudah ada.
"Dengan komposisi yang sudah ada, kami yakin Kraton FC bisa tembus ke semifinal. Tugas kami adalah memantapkan tim dan menjaga mental juara pemain. Supaya tidak ada antiklimkas saat pertandingan nanti," bener lelaki yang dikenal sebagai dokter itu.
Hal berbeda diungkapkan manajer Beji United, Gatot Sugianto. Dia yakin Beji United dengan kekuatan yang ada saat ini, sudah cukup untuk mengarungi babak knock out.
Beji United pun tak perlu adaptasi lagi dengan venue. Lima kali bertanding di Lapangan Ngadimulyo selama fase grup lalu, sudah cukup bagi Ceppy Akhmad untuk mengenal kondisi lapangan.
Timnya juga tak menyoal walau di 8 besar nanti, menit bertanding lebih lama dari babak penyisihan.
"Yang perlu kami siapkan adalah tetap menjaga semangat dan kondisi anak-anak. Karena jeda antara babak penyisihan dan 8 besar bahkan semifinal, hanya ada waktu singkat untuk recovery," bener Gatot Sugianto.
Hal yang sama diungkapkan Manajer Purwosari FC, Munif Triatmoko. Selama babak penyisihan, timnya mampu tampil apik di Lapangan Mojoparon. Tiga kali menang dan sekali seri dan kalah. "Kami hanya berharap arek-arek Purwosari FC bisa konsisten. Di bawah tangan pelatih, kami yakin Purwosari FC bisa mengalahkan Prigen FC," kata Munif.
Rasa optimistis juga dirasakan Prigen FC. Sebagai tim juara di Grup A, Prigen FC banyak mengalami perkembangan dan kemajuan.
Bahkan jika dibandingkan dengan Pasuruan Superleague tahun lalu, Prigen FC jauh lebih baik. Karena di tahun lalu Prigen FC hanya mampu finish di peringkat keempat babak penyisihan.
Saat ini pemain Prigen FC juga tetap menggelar latihan. Sang peleatih Ronny Firmansyah juga menyempatkan waktu untuk menyaksikan Purwosari FC bertanding.
Tujuannya untuk memantau kekuatan calon lawan mereka. Walau di fase grup Prigen FC tak pernah kalah, tapi di babak 8 besar atmosfir pertandingan tentu berbeda. Karena siapapun tim yang bertanding, motivasinya adalah kemenangan.
"Purwosari FC punya banyak pemain bagus terutama di posisi gelandang. Mereka juga baik dalam pertahanan. Yang perlu kami waspadai adalah lini tengah dan depan mereka yang cepat," beber pria yang pernah memperkuat Arema ini.
Ronny yakin, Prigen FC bisa melangkah jauh di Pasuruan Superleague. Ronny juga bilang, dengan skuad saat ini Prigen FC bisa membuat kejutan.
"Kami harus tampil prima dan jangan membuat kesalahan. Konsentrasi penuh selama bertanding adalah kewajiban yang harus dilakukan anak-anak. Ini juga yang kami asah selama latihan pascalolos dari babak penyisihan," beber Ronny. (fun)
Editor : Fandi Armanto