Diwarnai Penalti Melambung, Sukorejo United Lolos Dramatis 8 Besar usai Gilas Gempol FC

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 21:18 WIB
TERSUNGKUR: Striker Gempol FC Husen terjatuh saat berebut bola dengan penggawa Sukorejo United. Kegagalan Husen mengeksekusi penalti membuat Gempol FC gagal menyamakan kedudukan. Gempol FC gagal lolos fase grup usai dikalahkan Sukorejo United, Senin (14/9). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
TERSUNGKUR: Striker Gempol FC Husen terjatuh saat berebut bola dengan penggawa Sukorejo United. Kegagalan Husen mengeksekusi penalti membuat Gempol FC gagal menyamakan kedudukan. Gempol FC gagal lolos fase grup usai dikalahkan Sukorejo United, Senin (14/9). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

SUKOREJO, Radar Bromo— Bukan kemenangan yang mudah. Sukorejo United harus berjibaku penuh dua babak sebelum memastikan tiga poin dan tiket delapan besar Pasuruan Super League Bupati Cup 2026, Senin (14/9) di Lapangan Ngadimulyo Sukorejo.

Tim besutan M Syaifudin Hasan itu akhirnya menekuk Gempol FC 2-1 dalam laga Grup B yang penuh drama.

Sukorejo langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Menit ke-13, Ramadhani melepas sepakan kaki kiri yang bersarang di gawang Gempol FC. Skor 1-0.

Skuad Gempol FC tidak tinggal diam. Danhyl sempat mengancam dengan peluang on target tapi tidak berbuah gol. Permainan berlangsung ketat dengan jual beli serangan.

Kariono dan Ramadhani kerap berkolaborasi mengancam lini pertahanan Gempol FC, sementara punggawa Gempol FC Ricardo, Husen, dan Aldy membalas dari sisi lain.

Menjelang turun minum, Gempol berhasil menyamakan skor lewat tendangan bebas Husen yang berhasil disambar Rizal. Terjadi miskomunikasi antara pemain bertahan Sukorejo dengan kiper yang keluar dari sarang. Bola pun bersarang ke gawang. 1-1 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, tensi semakin panas. Kiper Gempol FC, Alfan, melanggar Kariono di dalam kotak penalti.

Wasit Arif menunjuk titik putih untuk Sukorejo United. Ramadhani tampil sebagai algojo. Tenang, mengecoh kiper, gol. Sukorejo kembali unggul 2-1.

Baca Juga: Poin Sama, Gempol FC vs Sukorejo United Bakal Saling Sikut Berebut Pemuncak Klasemen Grup B

Tapi drama belum selesai. Wasit kemudian juga memberikan hadiah penalti untuk Gempol karena pelanggaran. Penggawa Sukorejo United langsung memprotes keras keputusan itu. Pelatih Sukorejo M Syaifudin Hasan bahkan turun dari bench, meminta tayangan langsung diperiksa.

Wasit tegas: no VAR. Penalti tetap jalan. Husen maju sebagai algojo. Tapi tendangannya melambung melewati mistar. Gempol gagal menyamakan skor. Sukorejo bertahan hingga peluit panjang.

Asep –sapaan Syaifudin Hasan bersyukur atas tiga poin yang melelahkan itu. Tapi ia tidak menyembunyikan kekecewaannya atas keputusan penalti untuk Gempol.

"Kalau bola tidak mengarah ke gawang kita, kenapa harus di-foul? Tapi apapun itu sudah menang, tinggal fokus 8 besar," ujarnya.

Ia berharap performa tim terus meningkat hingga partai final.

Di sisi lain, pelatih Gempol FC Sunardi menyayangkan anak asuhnya yang bermain terlalu emosional. Termasuk peluang emas dari titik penalti yang gagal dikonversi karena kurangnya ketenangan.

Sunardi bahkan mengumumkan keputusan besarnya seusai laga. "Musim depan sudah saya serahkan ke pelatih muda. Saya sudah gagal," katanya. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
bupati cup 2026 pasuruan superleage sukorejo united gempol fc