Juara Bertahan Nguling FC Gagal Melaju 8 Besar, Dikalahkan Tuan Rumah Kraton FC di Laga Terakhir

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 21:07 WIB

KETAT: Penggawa Kraton FC berupaya melindungi bola dari kejaran pemain Nguling FC, Senin (14/9). (Fuad Alyzen/ Radar Bromo)

KETAT: Penggawa Kraton FC berupaya melindungi bola dari kejaran pemain Nguling FC, Senin (14/9). (Fuad Alyzen/ Radar Bromo)

KRATON, Radar Bromo—Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague bakal melahirkan juara baru. Itu setelah tim juara bertahan Nguling FC dipastikan tak lolos fase grup.

Di laga pemungkas Senin (14/9) tim dengan logo kuda jingkrak itu harus kembali menelan pil pahit. Bunadi Cs dikalahkan tuan rumah Kraton FC 1-0 di lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton.

Padahal di laga pemungkas, tim besutan Slamet Chikung itu dituntut menang atas Kraton FC. Sebab, kedua tim hanya selisih 1 poin, dengan Kraton berada di posisi kedua, sebelum laga digelar.

Lantaran itu, sejak menit awal, Nguling FC langsung mencoba mengambil inisiatif serangan.

Namun, upaya tersebut sudah diantisipasi pelatih Kraton FC Aril. Lini pertahanan Kraton tampil cukup disiplin untuk meredam tekanan lawan.

Permainan pun berlangsung ketat. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Nguling mencoba membuka ruang melalui serangan cepat, sedangkan Kraton berusaha membangun permainan dengan tetap menjaga keseimbangan antara lini belakang dan tengah.

Jual beli serangan tersebut berlangsung hingga babak pertama berakhir. Tidak ada gol yang tercipta sehingga kedua tim masuk ruang ganti dengan skor 0-0.

Baca Juga: Laga Panas Grup A: Juara Bertahan Nguling FC Harus Menang dari Kraton FC demi Lolos 8 Besar

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Baik Kraton maupun Nguling sama-sama memperkuat serangan. Di sisi lain, pertahanan kedua kesebelasan juga semakin rapat.

Sorak-sorai penonton pun semakin bergemuruh setiap kali salah satu tim mendekati area pertahanan lawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50. Kraton FC mendapatkan bola mati di sekitar kotak penalti Nguling FC. Kesempatan tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Riski, pemain bernomor punggung 24. Sepakannya memanfaatkan kemelut di mulut gawang, menggetarkan gawang Nguling FC. Kraton unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat Nguling FC meningkatkan intensitas serangan. Beberapa kali pemain Nguling mencoba melepaskan tendangan dari jarak jauh untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kraton FC mampu mempertahankan keunggulannya hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Kraton FC Aril mengatakan, kemenangan tersebut tidak lepas dari taktik yang diterapkan timnya sejak awal pertandingan.

"Taktik yang saya terapkan berjalan dengan baik. Akhirnya kami bisa mencuri tiga poin dari Nguling, sang juara bertahan tahun lalu. Alhamdulillah Kraton bisa lolos delapan besar," ujar Aril.

Menurut dia, perjuangan Kraton belum selesai. Setelah memastikan tiket delapan besar, timnya harus kembali menyiapkan strategi untuk menghadapi fase knock out.

"Fase knock out ini otomatis kami akan berusaha lagi. Tinggal satu pertandingan untuk masuk empat besar," lanjutnya.

Di kubu Nguling FC, pelatih Slamet Cikung mengakui timnya menghadapi kendala dalam pertandingan tersebut. Kondisi pemain yang dinilai kurang fresh dan kurang bersemangat menjadi salah satu evaluasi.

"Yang menjadi kendala hari ini ya mungkin kami sudah kalah pemain. Pemain kami kurang fresh, kurang bersemangat," kata Slamet.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi permainan tim. Setelah gagal melaju di Bupati Cup kali ini, Nguling FC akan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi.

"Kita masih evaluasi untuk Bupati Cup yang ketiga, yang tahun depan kalau diselenggarakan," jelasnya.

Slamet berharap Nguling FC bisa bangkit dan kembali meraih prestasi pada gelaran berikutnya.

"Harapan kami insyaallah ke depannya akan lebih baik lagi dan akan mengulangi juara seperti di Bupati Cup yang pertama," sampainya. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
bupati cup 2026 pasuruan super league kraton fc Nguling FC