SUKOREJO, Radar Bromo — Beji United memastikan tiket ke babak berikutnya Pasuruan Super League 2026 dengan cara meyakinkan. Menjalani laga terakhir Grup B kontra Wonorejo FC di Gelora Sinar Muda, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Senin (14/9), Beji menang telak 6-0.
Kemenangan besar tersebut sekaligus menuntaskan misi wajib menang Beji. Sebelum laga, Beji berada di peringkat ketiga dengan delapan poin. Mereka tertinggal dua angka dari Gempol FC dan Sukorejo United yang sama-sama mengoleksi 10 poin.
Sejak kick-off, Beji langsung bermain agresif. Tempo pertandingan berlangsung cepat. Ceppy cs terus mengalirkan serangan dari berbagai sektor untuk menekan pertahanan Wonorejo.
Tekanan tersebut berbuah cepat. Ceppy membuka keunggulan Beji pada menit keenam. Gol itu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi anak asuh A. Fauzi.
Wonorejo berusaha meredam gelombang serangan. Namun, Beji mampu mempertahankan intensitas permainan. Ceppy kembali menjadi ancaman utama. Menit ke-29, dia mencetak gol keduanya lewat tendangan keras. Beji menjauh 2-0.
Hanya berselang tiga menit, Ceppy melengkapi hattrick. Eksekusi tendangan bebas pada menit ke-32 kembali bersarang di gawang Wonorejo. Beji menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, Beji tidak mengendurkan tekanan. Mereka justru semakin leluasa mengeksploitasi ruang di lini belakang Wonorejo. Miftahul Ulum memperlebar keunggulan pada menit ke-47. Gol tersebut membuat Beji unggul 4-0.
Lima menit kemudian, Beji mendapat hadiah penalti. Faturohman maju sebagai algojo. Eksekusinya sukses menaklukkan kiper Wonorejo untuk mengubah skor menjadi 5-0. Miftahul Ulum kemudian menutup pesta gol Beji. Dia kembali mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-61.
Wonorejo berusaha mencari gol hiburan. Namun, hingga laga berakhir, tidak ada tambahan gol. Beji mengamankan kemenangan 6-0 sekaligus mengunci posisi di papan atas Grup B.
Hasil tersebut membuat Beji mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan. Mereka kini menjadi tim pertama yang memastikan posisi aman di dua besar.
Pelatih Beji United A. Fauzi bersyukur misi wajib menang berhasil dituntaskan dengan margin gol besar. “Senang tim bisa lolos dengan gol banyak melawan Wonorejo. Alhamdulillah, kami bersyukur bisa lolos,” ujar Fauzi.
Di kubu Wonorejo, pelatih Makhrus tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Kekalahan telak tidak menghapus pengalaman yang didapat dari turnamen. “Kami tetap bersyukur meski kalah. Kami kehilangan satu pemain, tetapi saya senang dengan adanya turnamen ini,” kata Makhrus.
Dengan tambahan tiga poin, Beji menutup fase grup dengan 11 poin dan selisih gol +14. Mereka berada dalam posisi sangat kuat untuk finis di dua besar. Sementara itu, Gempol FC dan Sukorejo United sama-sama mengoleksi 10 poin. Keduanya masih harus berhadapan pada laga terakhir.
Dengan hanya dua tim yang berhak lolos, pertandingan Gempol kontra Sukorejo menjadi penentu tiket kedua. Beji sudah mengamankan tempat, sementara Gempol dan Sukorejo harus bertarung langsung untuk menyusul. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto