SUKOREJO, Radar Bromo-Sukorejo United tampil impresif dan berpesta lima gol tanpa balas atas SS Purwodadi dalam lanjutan Grup B Pasuruan Super League (PSL) 2026. Bermain di Gelora Sinar Muda, Sabtu (12/9), Sukorejo menang telak 5-0 tanpa balas.
Kapten Sukorejo United Kariono menjadi bintang kemenangan. Dia mencetak hattrick yang seluruhnya lahir dari permainan terbuka. Ramadhani dan Yanuar melengkapi pesta gol bagi tim besutan M Syaifudin Hasan.
Kedua tim langsung bermain menyerang sejak menit awal. Transisi cepat menjadi senjata kedua kesebelasan.
Namun, Sukorejo lebih banyak menciptakan peluang. SS Purwodadi juga mencoba bermain menekan. Hanya saja, tekanan tersebut belum banyak menghasilkan ancaman konkret di depan gawang Ach Davin.
Sukorejo hampir membuka skor melalui skema Ramadhani yang mengirim umpan kepada Kariono. Namun, kiper Purwodadi M Arifin masih sigap melakukan penyelamatan.
Sebagai penggawa tim tuan rumah, Kariono memang jsdi pemain yang paling mencuri perhatian. Setiap kali menguasai bola, beberapa pemain Purwodadi langsung merapat demi memutus ruang geraknya.
Kendati semua itu tak membuat kapten Sukorejo mudah kehilangan bola. Kariono tetap menjadi poros serangan di sepertiga akhir lapangan.
Peluang lain hadir melalui Rayhan. Tembakannya keras, tetapi bola hanya membentur gawang. Sukorejo sebenarnya beberapa kali kehilangan momentum ketika serangan memasuki area pertahanan Purwodadi. Sebaliknya, kedua tim tetap berusaha melakukan pergantian fase dengan cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Ramadhani mengirim bola dari sisi kiri. Kariono bergerak tepat di depan gawang dan menyambarnya. Gol pada menit ke-32 itu membawa Sukorejo unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Sukorejo tampil lebih sabar. Sirkulasi bola tidak lagi dipaksakan sembari tetap mengontrol permainan. Hasilnya langsung terlihat. Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Kariono kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kariono memanfaatkan bola muntah di depan gawang untuk membawa Sukorejo unggul 2-0 pada menit ke-38. Gol tersebut membuat konfidensi Sukorejo semakin tinggi.
Pressure Purwodadi mampu diredam sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya. Kolaborasi Kevin dan Ramadhani juga berkali-kali membuka ruang di lini depan. Keduanya terus menguji pertahanan Purwodadi.
Kariono melengkapi hattrick pada menit ke-47. Pergerakannya kembali merepotkan barisan belakang Purwodadi sebelum menuntaskan peluang untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Ramadhani kemudian ikut menyumbang gol pada menit ke-58. Serangan Sukorejo kembali berhasil membongkar pertahanan Purwodadi. Empat menit berselang, giliran Yanuar yang mengunci pesta gol timnya. Gol pada menit ke-62 membuat skor berubah menjadi 5-0.
Purwodadi berusaha mencari gol hiburan hingga menit-menit akhir. Namun, pertahanan Sukorejo mampu menjaga keunggulan. Peluit panjang wasit M Syahrony memastikan kemenangan telak lima gol tanpa balas.
Pelatih Sukorejo United M. Syaifudin Hasan bangga lantaran timnya mampu meraih kemenangan dengan margin besar. Sebelum laga, targetnya hanya mengamankan tiga poin. “Ini diluar ekspektasi. Tadi saya hanya minta menang saja dengan tetap bermain lepas, tapi alhamdulillah skornya banyak,” kata Syaifudin.
Meski puas dengan lima gol, dia tetap mencatat sejumlah peluang yang terbuang. Komunikasi di lini belakang menurutnya masuk dalam daftar evaluasi. “Miskomunikasi di lini belakang harus dibenahi, harus diperkuat lagi,” ujarnya.
Pelatih yang akrab disapa Asep itu kini mengalihkan fokus ke laga hidup mati melawan Gempol FC. Dia menyadari pertandingan tersebut bakal menentukan perjalanan Sukorejo di PSL musim ini. “Kami tinggal fokus lawan Gempol. Insyaallah optimistis lolos,” tegasnya.
Menghadapi Gempol, Sukorejo juga harus berhati-hati dalam menentukan pemain. Asep mempertimbangkan kondisi pemain yang telah mengantongi kartu kuning karena aspek disiplin bisa mempengaruhi persaingan menuju kelolosan.
“Harus hati-hati memainkan pemain yang sudah dapat kartu kuning. Karena yang menentukan lolos ada poin, agregat, dan fair play,” jelasnya.
Asep memastikan Sukorejo menyiapkan pendekatan berbeda untuk menghadapi Gempol. Formasi dan strategi pressing akan disesuaikan dengan karakter lawan. “Jelas perlu persiapan khusus lawan Gempol. Formasi pasti akan berubah, strateginya menekan dan fokus mencari poin,” pungkasnya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto