Tutur FC Tampil Efektif, Bekuk 2-0 Pohjentrek FC

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:12 WIB
KEJAR: Laga antara Pohjentrek FC (Jersey hijau) melawan Tutur FC di Lapangan Kebotohan, Sabtu (12/9). (Foto: Fajrul for Jawa Pos Radar Bromo)
KEJAR: Laga antara Pohjentrek FC (Jersey hijau) melawan Tutur FC di Lapangan Kebotohan, Sabtu (12/9). (Foto: Fajrul for Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRATON, Radar Bromo– Keterbatasan pemain tak menghalangi Tutur FC meraih hasil positif. Bertanding pada laga keenam Grup A di Lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/9), Tutur FC berhasil menundukkan Pohjentrek FC dengan skor 2-0.

Sejak awal pertandingan sekitar pukul 14.00, kedua kesebelasan langsung tampil terbuka. Tutur FC dan Pohjentrek FC silih berganti melancarkan serangan untuk menciptakan peluang.

Tutur FC lebih banyak mengandalkan umpan-umpan jauh untuk membongkar pertahanan lawan. Sementara Pohjentrek FC mencoba membangun serangan melalui permainan umpan pendek.

Tutur FC sebenarnya sempat mencetak gol pada babak pertama. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena pemain Tutur FC lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Hingga 45 menit pertama berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Kedua tim semakin berani melakukan jual beli serangan dan beberapa kali mengancam gawang masing-masing.

Tutur FC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-45. Ahmad Ichwan, pemain bernomor punggung 24, berhasil memanfaatkan bola lepas dari penguasaan kiper Pohjentrek FC. Bola kemudian disambar dan bersarang di gawang lawan.

Unggul satu gol membuat Tutur FC semakin percaya diri. Hanya berselang sekitar lima menit, tepatnya menit ke-50, Tutur FC kembali memperlebar keunggulan.

Kali ini giliran Lang Lang Bayu, pemain bernomor punggung 13, yang melepaskan tendangan jarak jauh. Bola gagal diamankan kiper Pohjentrek FC dan justru terlepas hingga melaju masuk ke gawang.

Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Tutur FC.

Pohjentrek FC berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol. Tutur FC pun mengamankan kemenangan 2-0.

Pelatih Tutur FC, Faisal Irjik, mengatakan kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi timnya. Terlebih, pada laga sebelumnya Tutur FC belum mendapatkan hasil maksimal.

"Walaupun laga sebelumnya kalah seri, setidaknya pertandingan kali ini kami usahakan untuk menang," ujarnya.

Menurut Faisal, keterbatasan pemain juga menjadi salah satu hal yang harus disiasati tim. Karena itu, evaluasi dilakukan terhadap seluruh lini, mulai pertahanan hingga lini depan.

"Karena pemainnya berkurang, apa yang masih kurang segera kami perbaiki. Mulai dari lini depan sampai belakang," jelasnya.

Faisal berharap hasil positif tersebut dapat menjadi modal bagi Tutur FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

"Harapan kami, tim bisa menang lagi di laga berikutnya," tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Pohjentrek FC Nur Ega mengakui hasil tersebut cukup mengecewakan. Menurutnya, secara permainan timnya mampu menguasai pertandingan. Namun, dua kesalahan di sektor penjaga gawang membuat Pohjentrek harus kebobolan dua gol.

"Ya, cukup mengecewakan. Kita menguasai pertandingan, namun ada dua kesalahan dari kiper, kita kebobolan dua gol," kata Nur Ega.

Ia menjelaskan, permainan tim sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana. Persoalan muncul ketika terjadi pergantian penjaga gawang.

"Kita lihat tadi bahwa semua sudah jalan, tinggal ketika ada pergantian kiper, kiper kurang siap dan akhirnya terjadi gol," ungkapnya.

Nur Ega berharap kesalahan tersebut bisa menjadi bahan evaluasi. Ia ingin Pohjentrek tampil lebih kompak dan lebih produktif pada pertandingan selanjutnya.

"Ke depan mungkin lebih baik lagi, lebih bisa cetak gol lagi, lebih bisa kompak lagi untuk bermain," ujarnya. (zen)

Editor : Fandi Armanto
bupati cup 2026 pasuruan super league Mas Rusdi turnamen sepakbola