Persekabpas Ujicoba Lawan Pasuruan United Berakhir Seri, Jadi Bahan Evaluasi untuk Eliminasi

Fandi Armanto • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 19:58 WIB
UJI COBA: Pemain Persekabpas dan Pasuruan United saat berlatih tanding di Lapangan Pro Bina Taruna di Jogjakarta Kamis (11/9) lalu. (Foto: Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)
UJI COBA: Pemain Persekabpas dan Pasuruan United saat berlatih tanding di Lapangan Pro Bina Taruna di Jogjakarta Kamis (11/9) lalu. (Foto: Pasuruan United for Jawa Pos Radar Bromo)

 

PASURUAN, Radar Bromo-Persekabpas dan Pasuruan United masih menggelar training center (TC) di Jogjakarta. Selain untuk memantapkan tim, TC ini juga menjadi ajang untuk menyeleksi pemain. Belum lama ini, kedua tim juga menggelar latih tanding. Hasilnya, keduanya bermain imbang 0-0.

Ujicoba tersebut digelar di Lapangan Pro Bina Taruna, Kamis (10/9). Kedua tim bermain serius walau hanya ujicoba. Masing-masing pemain memberikan penampilan terbaiknya demi mendapat tempat dan kontrak di klubnya masing-masing.

Atas hasil ujicoba tersebut, pelatih Persekabpas Bio Paulin menyebut, ujicoba ini sebagai ajang untuk evaluasi selama mereka menggelar TC di Jogjakarta.

“Hasilnya memang seri. Ini menjadi pertemuan kedua kami, yang di pertemuan pertama saya masih menjadi pelatih Pasuruan United,” beber Bio Paulin.

Dia pun senang meski hasilnya berakhir seri. Namun hasil itu juga menjadi alarm bagi pemain Persekabpas.

“Memang yang saya turunkan adalah pemain lapis kedua. Tapi ini menjadi tolak ukur dan sudah kami evaluasi. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan kami untuk mencaru starting eleven sekaligus untuk mengeliminasi pemain yang kami anggap belum kompeten,” beber Bio Paulin.

Bagi Bio Paulin, Pasuruan United yang kini dilatih Subangkit, tampil bagus. Walau rata-rata berisikan pemain baru, Pasuruan United terbilang bagus dalam bermain compact defend.

“Sementara saya menerapkan permainan total menyerang. Ini artinya lini depan kami perlu diasah lagi,” beber Bio Paulin.

Walau hanya meraih seri, dia juga senang karena kombinasi antara pemain junior dan senior, sudah mulai menyatu. Ini menjadi modal penting sebelum kompetisi Liga Nusantara benar-benar dimulai.

“Selanjutnya konsentrasi kami adalah mencari pemain inti yang benar-benar siap untuk diturunkan saat kompetisi dimulai nanti,” beber Bio Paulin. (fun)

 

Editor : Abdul Wahid
persekabpas Pasuruan United Laskar Santri Mbeling laskar sakera