KEDIRI, Radar Bromo–Turnamen Bahlil Mini Soccer U-17 Asyik Menuju Puncak Zona 4 Kediri berlangsung meriah. Sebanyak 16 tim ambil bagian dalam turnamen yang dibuka Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Inzia Minisoccer, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis (10/9).
Dalam pembukaan, seluruh peserta memasuki lapangan dengan membawa papan identitas sekolah masing-masing.
Mereka kemudian berbaris rapi untuk mengikuti rangkaian sambutan, termasuk dari Vinanda.
Menurut Vinanda, turnamen seperti ini penting karena anak muda membutuhkan ruang untuk berkompetisi. Namun dia mengingatkan para pemain agar tidak hanya mengejar kemenangan.
"Jangan hanya berpikir untuk menjadi pemenang. Tetapi jadilah pemain yang baik dan berkarakter," ujarnya.
Dia juga meminta peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai kesempatan memperluas pertemanan.
Pemain yang menang diminta tetap rendah hati, sedangkan yang kalah harus tetap semangat berlatih.
Baca Juga: Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 4 Kediri Bakal Sengit, Minta Semua Peserta Junjung Sportivitas
Vinanda berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan Jawa Timur, tetapi juga Indonesia.
"Semoga melalui kegiatan ini, kita punya ekosistem olahraga yang semakin kuat, bukan hanya prestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, percaya diri, dan sportif," tambahnya.
Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer U-17 Arif Fatoni mengatakan, turnamen ini tidak sekadar mencari tim terbaik.
Dia menyampaikan pandangan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufti bahwa mini soccer menjadi upaya menularkan "virus asyik" dalam berolahraga.
Lebih dari itu, pertandingan menjadi sarana menguji jiwa kepemimpinan dan kemampuan pemain bekerja dalam tim.
"Karena Golkar meyakini, 16 peserta yang hadir di gelaran zona Kediri Raya ini adalah calon-calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang," ujarnya.
Arif juga berpesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik. Untuk menambah semangat, Ali Mufti menyiapkan dooriprize berupa kaus dan uang saku bagi enam peserta.
"Mudah-mudahan nanti yang mewakili Zona Kediri Raya untuk tampil di grand final Surabaya, di zona ini mendapat juara satu yang akan diberikan medalinya langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Bapak Bahlil Lahadalia," tandasnya.
Sementara itu, pertandingan berlangsung ketat. Pada laga perdana, SMAN 3 Nganjuk menang tipis 1-0 atas SMAN 3 Kediri. Laga SMAN 1 Pare kontra SMAN 1 Kandat berakhir 2-2 dan dilanjutkan adu penalti. SMAN 1 Pare menang 3-1.
Hingga Kamis sore, pertandingan masih berlangsung. Setelah babak 16 besar, kompetisi dilanjutkan ke babak 8 besar. Semifinal dan perebutan juara dijadwalkan Jumat (11/9). (em/fud)
Editor : Muhammad Fahmi