REMBANG, Radar Bromo-Digdaya Kecamatan Grati berhasil meraih kemenangan perdana dalam lanjutan Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague.
Mereka meredam perlawanan Lumbang Raya FC dengan skor 4-3. Bagi Lumbang Raya, laga ini adalah kekalahan ketiga.
Kemenangan ini membuat Digdaya Grati mengoleksi tiga poin di grup C dari satu kemenangan, dan dua kali kalah. Dengan memasukkan lima kali dan kemasukan enam kali. Sementara bagi Lumbang Raya, kekalahan ini membuat mereka terbenam sebagai juru kunci dengan nol poin.
Mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan. Dengan memasukkan tiga kali dan kemasukan 13 kali. Kekalahan ini juga menyulitkan kans Lumbang Raya untuk lolos ke babak perempat final. Dengan dua pertandingan sisa, peluang lolos sebagai runner up berat.
Pertandingan berlangsung alot. Digdaya Grati sempat unggul dua gol lebih dahulu. Sepakan M Mambaur di menit ke 23, Randika Tri K di menit ke 32 membuat Digdaya di atas angin.
Sebelum diperkecil oleh M Ronaldinho di menit ke 47. Namun Digdaya grati kembali mempebesar keunggulan menjadi 3-1 di menit ke 52.
Sepakan Moch Soleh mampu memperdaya penjaga gawang Iwan Budianto. Tapi hanya beberapa detik berselang, Lumbang United kembali memperkecil ketinggalan menjadi 3-2 melalui sontekan Raffi Fathur di menit ke 52.
Bahkan Lumbang raya sempat menyamakan kedudukan melalui Ronaldinho di menit ke 63 melalui titik putih sebelum Digdaya kembali unggul di menit ke 67 lewat M Iqbal Hoiron.
Pertandingan ini sempat berlangsung panas. Beberapa kali wasit harus menghentikan pertandingan karena kedua pemain terlibat cekcok dan saling sikut.
Bahkan wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu merah yang diberikan pada Adi Mustofa, pemain Lumbang di menit 68.
Satu kartu merah lainnya diberikan pada Kholidin, pemain Grati di menit ke 67. Praktis sejak menit ke 69 kedua tim harus bermain dengan 10 orang.
Selain itu, wasit juga memberikan delapan kartu kuning. Lima diantaranya untuk pemain Lumbang Raya.
Arik, asisten pelatih Lumbang Raya FC menyebut pihaknya cukup puas dengan performa pemain. Cukup baiknya permainan Lumbang tidak terlepas dari pertandingan melawan digdaya yang dimainkan pada sore hari. Sebelumnya dua pertandingan awal selalu di mainkan di siang hari.
"Pemain sulit beradaptasi dengan cuaca panas. Saat bermain di cuaca sejuk seperti hari ini performa mereka membaik," katanya.
Pelatih Digdaya Grati, Abdul Qohhar menyebut ia puas dengan permainan anak asuhnya. Apalagi kemenangan ini sangat berarti bagi timnya karena menjadi kemenangan perdana setelah dua pertandingan sebelumbya selalu berakhir kalah.
"Kami menatap dua sisa pertandingan di grup C dsngan optimis. Insya Allah pemain bisa tampil maksimal," tuturnya. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto