SUKOREJO, Radar Bromo -Beji United mengunci kemenangan telak 5-0 atas Pasrepan United dalam lanjutan Grup B Pasuruan Super League (PSL) 2026 di Gelora Sinar Muda, Ngadimulyo, Sukorejo Selasa (8/9).
Pasrepan sebenarnya mampu membuat Beji frustrasi pada fase awal pertandingan. Blok pertahanan mereka cukup rapat. Beji dipaksa memutar otak untuk mencari celah di antara lini belakang.
Namun, kualitas individu dan sirkulasi bola Maulah cs akhirnya memecah kebuntuan.
Ceppy membuka keunggulan lewat skema permainan kaki ke kaki. Rangkaian umpan pendek membuat pertahanan Pasrepan bergeser. Ceppy kemudian melepaskan tembakan yang datang tanpa banyak diperkirakan M. Solekhudin. Kiper Pasrepan itu gagal menjangkau bola.
Pasrepan tak langsung mengubah pendekatan. Mereka tetap bermain sabar sembari menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik dari sektor sayap.
Masalahnya, transisi Pasrepan belum berjalan mulus. Beberapa serangan patah akibat salah umpan. Pemain yang terlambat naik juga membuat opsi di depan menjadi terbatas.
Alhasil tim besutan Ahmad Fauzi itu memanfaatkan situasi untuk menjaga tekanan. Sheva menjadi tumpuan di ujung tombak. Pergerakannya merepotkan barisan belakang Pasrepan.
Salah satu peluang lahir melalui kolaborasi Sheva dan Willy. Namun, penyelesaian akhirnya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Solekhudin.
Beji akhirnya menggandakan keunggulan melalui gol bunuh diri. Nurus Sobah seharusnya menyapu bola dari area pertahanan. Namun, upayanya justru mengarahkan bola ke gawang sendiri.
Unggul dua gol membuat Beji semakin nyaman mengontrol tempo. Sementara Pasrepan masih kesulitan membawa bola melewati garis pertahanan Beji.
Serangan balik Pasrepan beberapa kali berhasil dibangun dari sisi lapangan. Tetapi begitu memasuki sepertiga akhir, momentum mereka kembali kandas.
Beji kemudian mencetak gol ketiga melalui Willy. Keunggulan yang semakin sulit dikejar Pasrepan.
Memasuki babak kedua, Pasrepan mencoba mengubah permainan. Namun, Beji tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Pasrepan sempat mendapat keuntungan ketika Beji memperoleh penalti dan Ceppy maju sebagai algojo. Kali ini Solekhudin menjadi pahlawan. Ia mampu membaca arah eksekusi dan menggagalkan penalti Ceppy.
Kegagalan itu justru menjadi pemantik bagi Ceppy. Tak lama berselang, dia menebusnya melalui tendangan bebas jarak jauh. Eksekusinya meluncur deras ke arah gawang dan kembali membuat Solekhudin tak berdaya.
Unggul 4-0. Beji belum puas, mereka kembali menusuk melalui kombinasi antarpemain. Miftahul Ulum yang baru masuk mendapatkan umpan matang dari Ceppy. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, dia menuntaskan peluang untuk mengubah skor menjadi 5-0.
Pasrepan masih berusaha mencetak gol hiburan. Fahmi sempat mengirim tembakan tepat sasaran. Namun, kiper Beji M. Syafiudin sigap mengamankan bola.
Lima gol tanpa balas menjadi modal penting Beji sebelum menghadapi Gempol FC.
Pelatih Beji United Ahmad Fauzi bersyukur anak asuhnya mampu menjalankan rencana permainan. Menurutnya, kesiapan pemain utama dan lapis kedua menjadi salah satu faktor penting.
“Pemain sudah siap. Lapis kedua juga sudah siap. Formasi bagus dan mereka bisa menerapkan arahan pelatih,” kata Fauzi.
Dia juga menyebut tiga pemain di lini depan mampu menjalankan peran sebagai pendobrak pertahanan Pasrepan. Ceppy kembali menjadi motor serangan sekaligus mesin gol Beji.
Namun, Fauzi mencatat kegagalan Ceppy dalam mengeksekusi penalti menjadi contoh bahwa konsentrasi tetap harus dijaga. “Ceppy sebenarnya mesin gol. Tapi mungkin terlalu percaya diri saat dapat penalti, akhirnya gagal dan kiper bisa membaca arah tendangannya,” ujar Fauzi.
Beji selanjutnya ditantang Gempol FC. Fauzi menyadari kemungkinan ada beberapa pemain yang tidak bisa diturunkan. Kendati begitu, dia memastikan tim tetap menyiapkan opsi pengganti.
“Nanti kami siapkan beberapa pemain yang mungkin tidak bisa ikut. Tapi kami tetap siapkan untuk menang lawan Gempol,” tegasnya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto