PASURUAN, Radar Bromo-Belum ada tim yang aman di fase grup Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague. Sebanyak 24 tim masih punya peluang yang sama untuk lolos melaju ke babak knock out.
Ketatnya persaingan membuat semua tim masih harus saling jegal demi mendapatkan tiga poin.
Selasa (8/9) ini empat grup bakal melangsungkan 8 pertandingan. Semuanya mengincar kemenangan agar 3 poin bisa diraih. Semuanya harus fight agar tiket perempat final bisa digenggam.
Di Grup A, laga seru akan terjadi di pertandingan kedua antara Bangil FC melawan Nguling FC. Bangil FC baru meraih 3 poin, hasil dari sekali kalah dan sekali menang.
Sementara Nguling FC sudah 4 poin, hasil dari sekali menang dan seri. Keduanya berjanji bakal bermain menyerang sejak awal pertandingan.
Pelatih Bangil FC M Izudin mengatakan, timnya siap tanding. “Kami tahu yang kami lawan adalah tim juara tahun lalu. Pasti butuh effort untuk mengalahkan mereka. Tapi kami sudah siap,” beber Izudin.
Kemenangan 3-1 atas Pohjentrek FC menjadi modal bagi skuad Bangil FC yang diperkuat kapten Ricko Hardiansyah. Pemain yang beroperasi di posisi striker itu, kata Izudin, sedang on fire dan dikenal haus gol.
“Tim kami juga sudah padu padan dan punya kedalaman skuad. Kami juga sudah move on dari kekalahan di laga perdana lalu,” beber Izudin.
Dia juga telah melihat gaya permainan Nguling FC. Izudin bilang, secara kualitas, Nguling FC dan Bangil FC sama-sama punya kekuatan merata. “Tapi kami harus memperkuat sektor pertahanan. Mereka punya penyerang cepat dan yang perlu kami antisipasi adalah serangan balik Nguling FC,” beber Izudin.
Keyakinan juga diungkapkan Slamet Cikung, pelatih Nguling FC. Kata Cikung, timnya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Bangil FC. Termasuk untuk meredam serangan serangan dari Ricko CS. Kami optimistis akan meraih 3 poin penuh,” beber Cikung.
Sampai dua kali pertandingan, timnya memang belum pernah mengalami kekalahan sekalipun. Tapi dia sudah menyalakan alarm selama babak penyisihan. Dia menyebut, timnya tetap harus menjaga fisik jika ingin terus melaju dan lolos ke babak knock out.
Dia melihat, Bangil FC punya permainan bagus dari sektor sayap. Maka dia juga harus mengantisipasi kecepatan, terutama jika ada serangan balik dari lawan.
Apakah ada pemain yang absen? “Untuk saat ini tidak ada pemain yang absen atau cedera. Cuma sang kapten Bunadi alias Guntur Bumi, masih berusaha apa dia mendapatkan izin atau tidak dari perusahaannya. Karena kapten kami masih terikat kerja di Surabaya,” beber Cikung.
Tiga poin juga dibutuhkan SS Purwodadi dan Gempol FC. SS Purwodadi membutuhkan kemenangan, karena poin tim besutan Misbahul Ulum ini baru mengumpulkan 3 poin. Hasil dari sekali menang dan sekali kalah.
Tapi upaya itu tidak mudah. Gempol FC yang menjadi lawan mereka adalah tim terkuat di Grup B yang sudah meraih 2 kali kemenangan. Gempol FC tentu butuh kemenangan demi mengunci tiket ke perempat final.
Pelatih SS Purwodadi Misbahul Ulum mengaku, timnya memang sudah berkembang kea rah positif. “Kami kalah di laga perdana melawan Beji United, tapi tim ada kemajuan saat menang melawan Wonorejo FC. Kerjasama antar lini sudah bagus,” beber Musbahul Ulum.
Tantangannya, pemain SS Purwodadi hanya punya recovery singkat. Tidak ada pemain yang absen, tetapi waktu istirahat yang hanya sehari, jelas akan mempengaruhi fisik. “Terutama pemain junior kami yang masih harus mengasah kemampuannya. Mudah-mudahan kami tetap kompak,” beber Misbahul Ulum.
Di sisi lain, Gempol FC juga sama. Tim besutan Sunardi ini memang sempat menang telak atas Wonorejo FC. Namun saat menghadapi Pasrepan FC, Gempol FC harus meraih kemenangan dengan susah payah, bahkan sempat tertinggal lebih dahulu.
“Sehingga konsentrasi selama di lapangan adalah hal yang mutlak. Tim kami tidak boleh melakukan kesalahan sekalipun dan ini sudah kami tegaskan ke anak-anak jika ingin menjadi juara di Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague. (fun)
Editor : Fandi Armanto