Tampil Mendominasi sejak Awal, Kraton FC Ditahan Prigen FC tanpa Gol

Fuad Alyzen • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:09 WIB
IMBANG: Laga antara Kraton FC (jersey orange hitam) dan Prigen FC yang digelar di Lapangan Kebotohan, Minggu (6/9) siang. (Fuad Alyzen/Jawa Pos Radar Bromo)
IMBANG: Laga antara Kraton FC (jersey orange hitam) dan Prigen FC yang digelar di Lapangan Kebotohan, Minggu (6/9) siang. (Fuad Alyzen/Jawa Pos Radar Bromo)

 

KRATON, Radar BromoSebelum laga Bangil FC melawan Kraton FC, di laga pertama ada Kraton FC yang bertanding di Grup A di Lapangan Kebotohan. Kraton FC lagi-lagi harus puas berbagi satu poin saat meladeni Prigen FC.

Kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan pertandingan di Lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton, Minggu (6/9). Laga yang dimulai sekitar pukul 13.00 itu berakhir dengan skor 0-0.

Sejak babak pertama, Kraton FC tampil lebih dominan. Tim tersebut lebih banyak menguasai permainan dan beberapa kali mampu mengancam lini pertahanan Prigen FC.

Sementara itu, Prigen FC memilih bermain lebih bertahan. Sesekali mereka mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan Kraton FC. Beberapa peluang sempat tercipta, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, dominasi Kraton FC masih berlanjut. Sejumlah peluang berhasil dibangun, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Prigen FC Fajar Ikhsani mengakui timnya cukup kesulitan mengembangkan permainan karena harus menghadapi tekanan Kraton FC. Selain itu, padatnya jadwal pertandingan membuatnya harus melakukan rotasi pemain.

"Untuk poin kami dapat satu, ya kita syukuri. Untuk evaluasi, kita banyak pergantian pemain. Mengingat jadwal yang padat, kita harus bisa meminimalisir skuad tim dan melakukan rolling pemain," ujar Fajar.

Menurutnya, Prigen FC masih memiliki pekerjaan rumah di lini tengah. Jarak antarpemain dinilai terlalu renggang sehingga sejumlah pemain lawan lebih mudah masuk dan merebut bola.

"Tadi di tengah kurang agresif, terlalu jauh jaraknya. Akhirnya banyak bola yang terlepas dari lawan," jelasnya.

Di kubu Kraton FC, pelatih Kasan Sholeh menilai timnya sebenarnya mampu mendominasi permainan. Hanya saja, sejumlah peluang yang didapat belum diselesaikan dengan baik.

"Kami mendominasi permainan, mulai awal pertandingan selalu menyerang. Mungkin finishing-nya kurang," kata Hasan.

Kasan menyebut salah satu evaluasi utama yang akan dilakukan adalah sektor depan. Kraton FC dinilai masih membutuhkan ketajaman lebih, terutama setelah kekurangan opsi striker.

"Yang dievaluasi tetap semua. Khususnya striker karena kita kekurangan striker. Mungkin nanti ada inisiatif pemain yang bisa mencetak gol, termasuk perubahan di sektor tengah sampai ke depan," tandasnya.

Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama mengamankan satu poin. Kraton FC pun harus segera membenahi penyelesaian akhir agar dominasi permainan yang mereka tunjukkan dapat berbuah kemenangan pada laga berikutnya. (zen/fun)

Editor : Fandi Armanto
bupati cup 2026 pasuruan superleage turnamen sepak bola Mas Rusdi