PANDAAN, Radar Bromo - Pertandingan kedua grup D Jumat sore (4/9) di Lapangan Plumbon, Pandaan mempertemukan Rejoso FC melawan Pandaan FC. Tim tuan rumah punya kesempatan besar lolos ke knock out karena merengkuh tiga poin.
Sepanjang pertandingan, selama 2x35 menit, laga yang dipimpin wasit Didik asal Bangil, tensinya tinggi. Kedua tim saling serang dan bermain terbuka.
Namun skor akhir berkesudahan 1-2, untuk kemenangan Pandaan FC. Dua gol Pandaan FC diborong Arfil 11 dan Duhan 70 yang prosesnya terjadi dari heading. Sedangkan sebiji gol Rejoso FC dilesakkan oleh Syahrul 48'.
Jalannya babak pertama, kedua tim bermain terbuka dan saling serang. Bahkan sejumlah peluang juga tercipta.
Namun, hanya sebiji gol yang tercipta oleh Pandaan FC. Skor bertahan hingga selesainya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Rejoso FC bermain impresif dan terus menyerang sejak menit awal babak ini. Di menit 41, Rejoso FC dapat peluang emas berupa tendangan penalti.
Namun tendangan strikernya Dani, gagal menjadi gol karena bola membentur tiang gawang. Baru di menit 48. Rejoso FC akhirnya berhasil menyamakan skor, melalui gol Syahrul.
Pandaan FC bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tak ingin pertandingan berakhir seri.
Tim besutan Ari Noviga berusaha terus menggempur pertahanan lawan. Hingga satu gol tambahan terjadi di menit akhir tepatnya menit 70 melalui heading dari Duhan.
Skor 1-2, bertahan hingga selesainya pertandingan. Setelah peluit panjang ditiup wasit Didik asal Bangil.
"Pemain sudah bermain bagus, permainan sangat luar biasa. Tim kami kurang beruntung, kurang maksimal untuk bola mati," kata pelatih Rejoso FC M. Salman Alfarizi.
Sementara itu, pelatih Pandaan Ari Noviga menuturkan pertandingan melawan Rejoso FC sangat menarik meski tensi tinggi.
"Ada kelengahan di lini belakang, bersyukur akhirnya menang. Evaluasi dilakukan, pertandingan berikutnya lebih baik," tuturnya. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto