KRATON, Radar Bromo – Prigen FC berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Bangil FC dengan skor 2-0 dalam laga Grup A yang berlangsung di Lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton, Jumat (4/9).
Pertandingan yang kick offnya sekitar pukul 14.00 berlangsung cukup ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan beberapa kali mengancam pertahanan lawan.
Namun, hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak pertama, Arel, pemain Prigen FC bernomor punggung 15, harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran.
Memasuki babak kedua, Bangil FC mencoba meningkatkan tekanan untuk membuka keunggulan.
Namun, upaya tersebut justru beberapa kali dimanfaatkan Prigen FC untuk melancarkan serangan balik.
Prigen FC akhirnya memecah kebuntuan melalui Ahmad Zulkifar, pemain bernomor punggung 12. Gol tersebut membuat Prigen FC unggul 1-0.
Tekanan Prigen FC berlanjut. Arel yang sebelumnya mendapat kartu kuning kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Pemain bernomor punggung 15 itu mencetak gol pada menit ke-65 sekaligus menggandakan keunggulan Prigen FC menjadi 2-0.
Hingga pertandingan berakhir, Bangil FC tidak mampu memperkecil ketertinggalan. Prigen FC pun mengunci kemenangan 2-0 dan membawa pulang tiga poin.
Pelatih Bangil FC, Mukhammad Rosid, mengakui permainan timnya masih belum padu. Salah satu pekerjaan rumah yang perlu dibenahi adalah komunikasi antarpemain.
“Untuk sementara permainan kurang padu. Masalahnya masih kurang komunikasi. Tapi nanti diperbaiki poin-poinnya. Semangat bangkit, semangat bangkit semuanya,” ujar Rosid.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan pada seluruh aspek permainan dengan meningkatkan intensitas latihan. Selain kemampuan teknis, kondisi fisik dan mental pemain juga menjadi perhatian.
“Yang ditingkatkan ini, dilatih lagi, ditingkatkan pelatihannya. Ke depan fisik utama, mental,” katanya.
Sementara itu, Coach Prigen FC Fajar Ikhsani mensyukuri kemenangan yang diraih anak asuhnya. Ia menilai tiga poin tersebut merupakan hasil kerja keras pemain selama persiapan.
“Tentu saja permainan hari ini kita syukuri. Kita dapat tiga poin dan hasil kerja keras anak-anak selama ini,” kata Fajar.
Meski demikian, Fajar menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Persiapan tim dinilai belum maksimal, termasuk kondisi pemain pada awal pertandingan.
“Untuk persiapan masih kurang, tapi kerja kerasnya sangat luar biasa. Instruksi-instruksi pelatih sudah berjalan dengan lancar, tapi kendalanya tadi sempat menit awal kurang pemanasan,” jelasnya.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Prigen FC untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup A. (zen/fun)
Editor : Fandi Armanto