Gempol FC Buka Laga dengan Pesta Gol 8-0 atas Wonorejo FC, Ternoda Mesin Gol Diganjar Kartu Merah

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 07:25 WIB
PESTA GOL: Para penggawa Gempol FC berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Wonorejo FC. Di laga perdana itu, Gempol FC berhasil menang telak 8-0. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
PESTA GOL: Para penggawa Gempol FC berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Wonorejo FC. Di laga perdana itu, Gempol FC berhasil menang telak 8-0. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

SUKOREJO, Radar Bromo — Gempol FC membuka kiprahnya di Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague dengan kemenangan super telak 8-0 atas Wonorejo FC.

Bermain di Gelora Sinar Muda, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, sejak menit awal, Gempol tampil agresif dan memanfaatkan kecepatan transisi untuk membongkar pertahanan lawan.

Gempol langsung menekan sejak menit keenam. Wonorejo beberapa kali mencoba merespons melalui serangan balik, tetapi tekanan Gempol lebih konsisten.

Gol pembuka lahir melalui transisi cepat dari sisi kanan. Serangan balik tersebut membawa Gempol unggul 1-0. Setelah itu, permainan Gempol semakin cair lewat kombinasi umpan satu-dua.

Gempol sempat kembali mencetak gol melalui umpan silang yang mengarah kepada pemain nomor 3, Dias Permana. Namun, gol tersebut dianulir karena offside.

Kiper Wonorejo, Anif Harfanda menjadi salah satu pemain yang beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya Gempol. Namun, tekanan beruntun membuat pertahanan Wonorejo kesulitan keluar dari tekanan.

Baca Juga: Terlecut Semangat berkat Gol Cepat, Rembang United Menang Tipis atas Digdaya Kec Grati

Dias kembali mendapat peluang dari situasi tendangan sudut. Sundulannya mengarah ke area berbahaya, tetapi terjadi benturan dengan pemain belakang Wonorejo. Dias akhirnya harus ditarik keluar dan digantikan.

Gempol kemudian menggandakan keunggulan melalui skema tendangan sudut. Bola yang dikirim ke area pertahanan Wonorejo gagal diamankan. Gempol unggul 2-0.

Husen, yang pernah jadi penggawa Pasuruan United, kemudian menjadi motor serangan Gempol.

Berkolaborasi dengan Dias, namun Husen dilanggar di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih.

Husen mengeksekusi penalti dengan tenang untuk membawa Gempol unggul 3-0.

Husyen kembali mengancam lewat tembakan dari tengah lapangan. Namun, kiper Wonorejo masih mampu mengamankan bola.

Gempol tidak mengendurkan tekanan. Tendangan sudut kapten Ferdiansyah disambut sundulan Satria. Bola bersarang di gawang Wonorejo dan mengubah skor menjadi 4-0.

Gol kelima kembali berawal dari sepak pojok. Bola dari pemain nomor 14 mengarah kepada Dias Permana. Kiper Wonorejo sebenarnya mampu membaca arah bola, tetapi tepisannya kurang sempurna. Bola tetap meluncur masuk ke gawang.

Memasuki babak kedua, dominasi Gempol berlanjut. Empat gol tambahan memastikan kemenangan 8-0 pada laga perdana di Gelora Sinar Muda.

Namun, kemenangan besar itu diwarnai kartu merah untuk Husen. Ia harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah dan dipastikan menjalani larangan bermain dalam dua pertandingan.

Pelatih Gempol FC Sunardi tetap menjadikan kemenangan tersebut sebagai bahan evaluasi. Menurut dia, timnya tidak boleh terlena dengan hasil besar.

“Bersyukur dengan hasil pertandingan ini. Kami tidak menyepelekan lawan. Semua harus dihadapi dengan baik,” kata Sunardi.

Persiapan Gempol juga terbilang singkat. Tim hanya memiliki waktu sekitar 10 hari sebelum pertandingan. Karena itu, Sunardi menilai hasil tersebut menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya.

“Memang persiapan kami singkat, hanya 10 hari. Tapi bersyukur tetap mendapat hasil maksimal,” ujarnya.

Sunardi juga menyoroti aspek emosi pemain. Kartu merah yang diterima Husen menjadi perhatian khusus dalam evaluasi internal tim.

“Soal Husen, kalau ada pemain yang keras, saya yang malu. Saya tidak pernah mengajarkan main keras atau melanggar. Semua hidup di sepak bola. Harus fair play,” tegasnya.

Untuk pertandingan berikutnya, Sunardi mengaku belum ingin berspekulasi mengenai strategi. Ia akan lebih dulu memetakan kekuatan lawan.

“Kami tidak bisa mendahului bagaimana cara main Pasrepan. Kami akan petakan,” katanya.

Manajer Gempol FC Hadi Mulyono menilai kemenangan tersebut menunjukkan perkembangan positif tim dibanding musim sebelumnya.

“Secara permainan kami puas. Kami berusaha lebih baik dibanding tahun kemarin. Hasil ini menjadi modal positif untuk pertandingan berikutnya,” ujar Hadi. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
bupati cup 2026 wonorejo fc gempol fc Pasuruan Superleague