MALANG, Radar Bromo – Partai Golkar memilih lapangan mini soccer sebagai salah satu cara mendekatkan pendidikan politik kepada anak muda.
Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak resmi dimulai Senin (31/8). Sebanyak 16 tim SMA/sederajat di Malang Raya menjadi peserta pembuka dari total 176 tim yang akan berlaga di 11 zona Jawa Timur.
Turnamen yang digelar DPD Partai Golkar Jatim bersama Radar Grup Jawa Pos itu melibatkan lebih dari 2.600 pemain dan ofisial. Mereka memperebutkan Piala Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan total hadiah Rp 188,5 juta.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurut dia, olahraga dapat menjadikan anak muda sebagai subjek dalam mengembangkan nilai-nilai sportivitas.
“Berkompetisi olahraga secara bahagia dan bergembira harus terus digelorakan oleh Partai Golkar,” katanya kepada panitia yang dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi di Jakarta, Sabtu (29/8).
Bahlil menegaskan, anak muda merupakan pemilik masa depan. Karena itu, Partai Golkar harus terus mendengar dan membersamai mereka dalam memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.
Turnamen mini soccer tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya Partai Golkar hadir dalam kegiatan yang sedang digandrungi anak muda.
Baca Juga: Golkar Jatim Gelar Turnamen Mini Soccer Hadiah Total Rp 188,5 Juta: 11 Zona, 176 Tim, Ribuan Pemain
“Jangan sampai anak muda mintanya belimbing lalu Golkar memberikan nanas. Itu tidak relate,” tandasnya.
Pembukaan turnamen ditandai prosesi kick off oleh Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji. Tidak hanya membuka pertandingan, Sarmuji juga dijadwalkan turun dalam laga ekshibisi Partai Golkar melawan Partai Gerindra.
“Pak Sekjen sudah konfirmasi. Bukan hanya kick off, beliau juga akan turun langsung dalam pertandingan ekshibisi Partai Golkar lawan Partai Gerindra,” ujar Arif Fathoni, ketua pelaksana Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak DPD Partai Golkar Jatim.
Zona Malang berlangsung di Unggul Sports Center selama dua hari, 31 Agustus-1 September 2026. Hari pertama diisi pertandingan penyisihan dengan sistem gugur.
Sebanyak 16 tim bertanding. Terdiri atas tujuh tim dari Kabupaten Malang, enam tim dari Kota Malang, dan tiga tim dari Kota Batu.
Tim yang lolos ke delapan besar akan melanjutkan pertandingan pada Selasa (1/9) untuk menentukan juara zona, sekaligus tiket menuju final di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026.
“Final kita gelar menjelang ulang tahun ke-20 Partai Golkar, 20 Oktober,” terang Toni, panggilan akrab Arif Fathoni.
Bahlil menyatakan, akan hadir pada pertandingan final tersebut. Ia tidak hanya menyerahkan trofi, tetapi juga berencana ikut dalam laga ekshibisi.
“Pendidikan politik jangan terlalu kaku, harus fun. Karena bergembira itu obat dan juga kekuatan menyongsong masa depan,” tutur Menteri ESDM tersebut.
Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi sebelumnya menyebut turnamen ini sebagai bagian dari pendidikan politik partai.
Menurut dia, undang-undang mewajibkan partai politik melakukan pendidikan politik kepada warga.
“Pendidikan politik itu harus asyik. Salah satunya lewat turnamen mini soccer ini,” tandasnya.
Dari zona Malang, juara pertama mendapat Rp 4 juta, juara kedua Rp 3 juta, juara ketiga Rp 2 juta, dan juara keempat Rp 1 juta. Penghargaan pemain terbaik, kiper terbaik, dan suporter terbaik masing-masing mendapat Rp 500 ribu.
Setelah Malang (zona1), turnamen berlanjut ke Madiun (zona 2), Tulungagung (zona 3), Kediri (zona 4), Bojonegoro (zona 5), Mojokerto (zona 6), Surabaya (zona 7), Madura (zona 8), Probolinggo (zona 9), Jember (zona 10), dan terakhir Banyuwangi (zona 11) hingga 6 Oktober 2026. (hid/hn)
Editor : Muhammad Fahmi