Atlet Selam Kabupaten Pasuruan Punya Lapis Kedua dan Ketiga yang Cemerlang

Fandi Armanto • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:01 WIB
BANGGA: Atlet selam Pasuruan yang meraih medali di ajang  Kejurnas Finswimming Pelajar, Mahasiswa, dan Umum Piala Bupati Badung Open 2026. (Foto: Istimewa)
BANGGA: Atlet selam Pasuruan yang meraih medali di ajang  Kejurnas Finswimming Pelajar, Mahasiswa, dan Umum Piala Bupati Badung Open 2026. (Foto: Istimewa)

 

PASURUAN, Radar Bromo– Cabang olahrag selam Kabupaten Pasuruan tak pernah berhenti meraih prestasi. Tak hanya atlet senior. Regenerasi atlet junior juga mumpuni dan selalu siap diturunkan di ajang kejuaraan apapun.

Belum lama ini misalnya. Pengkab POSSI Pasuruan tampil cemerlang di ajang Kejurnas Finswimming Pelajar, Mahasiswa, dan Umum Piala Bupati Badung Open 2026. Para peselam muda Pasuruan sukses mencuri perhatian nasional dengan mengukuhkan diri sebagai Juara Umum II.

Bukan sekadar naik podium. Saat itu atlet Kabupaten Pasuruan tampil luar biasa dengan memborong 78 medali, terdiri dari 31 emas, 30 perak, dan 17 perunggu.

Raihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga selam di Kabupaten Pasuruan semakin matang dan mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di level nasional.

Kejutan terbesar datang dari nomor Open Water Finswimming. Atlet muda Muhammad Althaf Zaidan tampil sensasional dengan mempersembahkan dua medali emas, mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di nomor laut yang dikenal memiliki tingkat kesulitan dan daya tahan tinggi.

Prestasi tersebut semakin menegaskan bahwa atlet Pasuruan tidak hanya tangguh di kolam, tetapi juga mampu berjaya di perairan terbuka.

Pelatih Kepala Pengkab POSSI Pasuruan, M. Riyad, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan semata-mata berburu medali, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju target yang lebih besar.

“Kejurnas ini kami jadikan sebagai try out awal bagi atlet-atlet Puslatcab Kabupaten Pasuruan. Selain mengukur hasil latihan, kami sengaja memberikan kesempatan kepada atlet lapis kedua dan ketiga agar merasakan atmosfer kompetisi nasional. Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan. Ini menunjukkan regenerasi atlet berjalan dengan baik,” ujar M. Riyad yang didampingi tim pelatih Revy, Bima, Ucok, dan Della.

Prestasi Pasuruan lahir hampir di seluruh kelompok umur. Kiandra Putra Akhmad menjadi bintang di kategori SD kelas 1–3 dengan koleksi empat medali emas. Di kelompok SD kelas 4–6, Fabiano Afkar El Baihaqi menyumbangkan tiga emas, sedangkan Fatiyatus Zakiyah Khalisa tampil konsisten dengan tiga emas, empat perak, dan satu perunggu.

Dominasi berlanjut di kelompok SMP melalui Nadiyah Zahra Huriyah yang meraih empat emas dan satu perak, sementara Moch. Akmal Mirza menyumbang dua emas dan dua perak. Di kategori SMA, Thalita Laelani tampil sempurna dengan lima medali emas, sedangkan di kelompok mahasiswa dan umum, Zerlina Putri Najwa juga menyapu lima emas dan dua perak.

Kekuatan Pasuruan semakin lengkap di nomor estafet. Empat medali emas berhasil diraih dari nomor 4x50 meter Relay Bifin SMP Putra, 4x50 meter Relay Surface SD Putri, 4x50 meter Relay Bifin Umum Mixed, dan 4x50 meter Relay Bifin SMP Mixed, memperlihatkan soliditas tim yang luar biasa.

Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan atlet selam di Kabupaten Pasuruan berada di jalur yang tepat. Regenerasi berlangsung mulus, mulai dari atlet usia sekolah dasar hingga kategori umum, semuanya mampu menyumbangkan prestasi bagi daerah.

Dengan torehan 31 emas, 30 perak, dan 17 perunggu, Kabupaten Pasuruan tidak hanya pulang membawa trofi Juara Umum II. Tetapi juga membawa optimisme besar menghadapi agenda olahraga yang lebih bergengsi, termasuk Porprov Jawa Timur dan berbagai kejuaraan nasional mendatang.

Bali menjadi saksi. Pasuruan tidak sekadar datang untuk bertanding, tetapi datang untuk menunjukkan bahwa kekuatan baru finswimming nasional sedang tumbuh dan siap mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa depan. (fun)

 

Editor : Abdul Wahid
sinswiming selam cabor