Kejurda jadi Modal Penting Atlet Kurash Kabupaten Probolinggo untuk Persiapan Porprov

Agus Faiz Musleh • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:00 WIB
POTENSIAL: Atlet kurash Kabupaten Probolinggo yang mengikuti ajang kejurda beberapa waktu lalu.( Foto: Istimewa)
POTENSIAL: Atlet kurash Kabupaten Probolinggo yang mengikuti ajang kejurda beberapa waktu lalu.( Foto: Istimewa)

 

KRAKSAAN, Rada Bromo – Persiapan menghadapi Porprov Jatim 2027 terus dimatangkan KONI Kabupaten Probolinggo. Salah satu cabang olahraga yang diproyeksikan menjadi lumbung medali emas. Salah satunya kurash yang mulai menunjukkan potensinya lewat raihan prestasi.

Terbaru, cabor olahraga gulat tradisional di Uzbekistan ini meraih prestasi di Kejuaraan Kurash Piala Wali Kota Surabaya Tahun 2026.

Di kejuaraan itu atlet kurash sukses membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perunggu dari berbagai kelas pertandingan.

Medali emas dipersembahkan Salwa Fatimah Azzarah pada kategori usia 13 tahun kelas -38 kilogram. Sedangkan tiga medali perunggu masing-masing diraih Diyanatul Isyobach Zaskia kelas -48 kilogram senior, Lukman Hakim Ferdiansyah kelas -55 kilogram senior dan Ahmad Faiz kelas -66 kilogram senior.

Bendahara KONI Kabupaten Probolinggo Agus Salim mengatakan, hasil tersebut menjadi bagian penting dalam memanaskan kesiapan atlet menuju Porprov 2027.

Terlebih, pada Porprov sebelumnya cabang olahraga kurash mampu menyumbangkan dua medali emas bagi Kabupaten Probolinggo.

“Persiapan Porprov 2027 terus dimatangkan. Kurash ini pada Porprov sebelumnya berhasil meraih dua emas sehingga menjadi salah satu cabor potensial untuk kembali menyumbang emas,” ujarnya.

Menurut Agus, Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan mental tanding atlet. “Piala Wali Kota ini salah satu upaya memanaskan potensi atlet sebelum menghadapi event yang lebih besar,” tambahnya.

Ketua Ferkushi Kabupaten Probolinggo S. Supriyadi yang akrab disapa Prie mengaku bangga atas perjuangan para atlet selama mengikuti kejuaraan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi motivasi besar untuk terus mengembangkan olahraga kurash di Kabupaten Probolinggo.

“Kami sangat bangga dengan hasil ini. Ini menjadi motivasi kuat untuk terus mengembangkan olahraga kurash di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Prie menilai hasil tersebut membuktikan atlet Kabupaten Probolinggo mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Timur berkat semangat latihan dan dedikasi tinggi.

“Ferkushi Kabupaten Probolinggo akan terus melakukan pembinaan atlet muda agar olahraga kurash semakin berkembang dan mampu melahirkan prestasi yang lebih besar di masa mendatang. Ke depan kami akan berupaya membina lebih banyak atlet muda berbakat agar mampu bersaing di level nasional,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga kurash di Kabupaten Probolinggo.

“Saya mengajak masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus mendukung perkembangan kurash agar bisa menjadi andalan baru dunia olahraga Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Keberhasilan para atlet tersebut sekaligus menambah daftar prestasi olahraga Kabupaten Probolinggo di tingkat regional dan diharapkan mampu memotivasi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
gulat Kurash porprov medali kejurda