DRINGU, Radar Bromo - Kontingen bilyard Kabupaten Probolinggo sukses menorehkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bilyard Jawa Timur 2026 di Kabupaten Lamongan.
Dari 10 atlet yang ikut bertanding, tim asuhan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Probolinggo berhasil menyabet 7 medali, yakni dua emas, dua perak dan 3 perunggi.
Kejuaraan digelar selama 6 hari, mulai tanggal 22 Juni sampai 27 Juni 2026. Dalam ajang bergengsi ini, Kabupaten Probolinggo menurunkan kekuatan terbaiknya dengan mengirimkan total 10 atlet pilihan, dengan komposisi 9 atlet putra dan 1 atlet putri.
Mereka turun bertanding pada berbagai nomor meja yang dilombakan, meliputi Bola 8, Bola 9, Bola 10, dan Bola 15.
”Alhamdulillah, hingga akhir pertandingan, berhasil meraih 7 empat medali,” kata Wakil Ketua POBSI Kabupaten Probolinggo sekaligus Kepala Pelatih Kontingen, Bambang Sugiarto.
Bambang yang juga sebagai pelatih menerangkan, medali emas pertama bagi Kabupaten Probolinggo lahir dari nomor bergengsi Final Ganda Campuran (Mix) Bola 15. Pasangan andalan Probolinggo, Candice Keirran Young dan Justin Xander Alfredo, tampil perkasa saat menghadapi perlawanan sengit dari duet tangguh asal Kabupaten Sidoarjo, Razita Dwi Maisa dan Abigail Herpahlevi Wibowo.
Lewat akurasi sodokan yang presisi, Candice/Justin menyudahi perlawanan Sidoarjo sekaligus mengunci podium tertinggi. Medali emas lainnya disabet Single Putri bola 10 dari Candice Keirran Young.
Sayangnya, sukses emas gagal digandakan pada nomor Final Ganda Campuran (Mix) Bola 8. Pasangan putra Probolinggo, Ibnu Abdi Muslim dan Gyan Aliando Alfaro, harus puas membawa pulang medali perak. Mereka harus mengakui keunggulan strategi dari pasangan utusan Kabupaten Pamekasan, Fathir Nurfaizi Meladi dan Rais Amin Mahmud, dalam laga final yang menguras ketegangan.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian sementara atlet POBSI yang bertanding di Kejurprov Lamongan.
Hasil dua emas, dua perak dan 3 perunggu ini merupakan buah dari disiplin latihan keras para atlet. Persaingan di Kejurprov tahun ini sangat ketat, namun mental bertanding anak-anak terbukti luar biasa.
”Kami sangat mengapresiasi perjuangan Candice, Justin, Ibnu, dan Gyan yang sudah mengharumkan nama daerah. Kompetisi belum sepenuhnya usai, kami harap hasil ini menjadi pemacu semangat bagi atlet lain yang masih akan bertanding di nomor tersisa," harapnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid