PASURUAN, Radar Bromo- Pasuruan United memastikan bakal berkompetisi di Liga Nusantara di musim depan. Tim berjuluk Laskar Santri Mbeling ini dipastikan naik kasta dan promosi ke Liga Nusantara, setelah di pertandingan keduanya di babak 8 besar, berhasil mengalahkan Persigar Garut dengan skor 1-0, Kamis (2/7) di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta..
Meski hanya menang tipis, tim besutan Bio Paulin tak akan keluar dari peringkat ketiga Grup A.
Bahkan, walaupun Pasuruan United mengalami kekalahan di laga terakhir saat melawan Pesik Kuningan pada Minggu (5/6) nanti, secara head to head Pasuruan United tetap lebih unggul dari Persigar Garut.
Di laga keduanya melawan Persigar Garut, Pasuruan United harus berjibaku saat meladeni klub berjuluk Laskar Domba Garut.
Sejak peluit kick off berbunyi, kedua tim sudah menunjukkan tempo permainan menyerang.
Hingga di menit ke 13, Laskar Santri Mbeling berhasil unggul. Sebuah gol dilessakkan oleh Rosihan. Prosesnya melalui bola crosing dari kiri ke kanan.
Rosihan yang tanpa pengawalan, secepatnya menyambar bola dengan heading dan gol.
Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Santri Mbeling bertahan hingga babak pertama selesai.
Selesai turun minum, Persigar Garut meningkatkan tempo. Mereka tak ingin kalah karena di laga perdana sudah mengantongi kekalahan atas Pesik Kuningan dengan skor 2-0.
Namun solidnya pertahanan Pasuruan United membuat pemain Persigar terlihat frustasi. Berkali-kali peluang Laskar Domba Garut berhasil dipatahkan.
Hingga akhirnya peluit panjang berbunyi dan skor 1-0 tak berubah. Kemenangan ini sudah cukup bagi Pasuruan United untuk naik kasta ke Liga Nusantara. Sebab hanya ada enam tim Liga 4 yang promosi ke Liga Nusantara, masing-masing tiga dari Grup A dan taiga dari Grup B.
Kemenangan tersebut disyukuri manajemen Pasuruan United. "Alhamdulillah sore ini menang lawan Persigar, sekaligus memastikan Pasuruan United promosi ke Liga Nusantara," kata manajer tim Pasuruan United Fitroh Mucharrom.
Kata Fitroh, proses gol Pasuruan United sesuai skema yang diharapkan. Namun secara permainan, meskipun menang, Pasuruan United dirasa kurang maksimal.
Fitroh menyebut timnya semestinya bisa mencetak 3-4 gol. Karena banyak peluang emas terbuang sia-sia. "Untuk permainan tetap harus dievaluasi lagi," katanya singkat.
Meskipun sudah dipastikan promosi lolos ke Liga Nusantara, Pasuruan United tetap harus melakoni laga terakhir babak 8 besar melawan Pesik Kuningan.
“Laga sisa lawan Pesik Kuningan tetap harus menang, agar kami bisa melanjutkan ke babak semifinal Liga 4 Piala Presiden," tegasnya. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto