Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Atlet Hapkido Probolinggo Tampil Gemilang di Kejurda Jatim, Terjunkan Sembilan Atlet, Dapat 10 Medali

Inneke Agustin • Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:36 WIB
MENANG: Salah satu atlet, Alfa Maulana Ibrahim saat menerima medali di ajang Kejurda Hapkido Jawa Timur Banyuwangi Open 2026 yang berlangsung di Banyuwangi Park pada 19-20 Juni. (Foto: Hapkido Kota Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)
MENANG: Salah satu atlet, Alfa Maulana Ibrahim saat menerima medali di ajang Kejurda Hapkido Jawa Timur Banyuwangi Open 2026 yang berlangsung di Banyuwangi Park pada 19-20 Juni. (Foto: Hapkido Kota Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar Bromo, Tim Hapkido Kota Probolinggo tampil impresif dalam ajang Kejurda Hapkido Jawa Timur Banyuwangi Open 2026 yang berlangsung di Banyuwangi Park pada 19-20 Juni.

Turun dengan sembilan atlet, kontingen Kota Probolinggo berhasil membawa pulang total 10 medali sekaligus menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan Hapkido yang patut diperhitungkan di Jawa Timur.

Raihan tersebut terdiri atas dua medali emas, lima medali perak, dan tiga medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan. Prestasi ini terasa istimewa karena enam dari sembilan atlet yang diturunkan merupakan atlet debutan yang baru merasakan atmosfer kompetisi tingkat daerah.

Pengurus Hapkido Kota Probolinggo, Ricki Wei Qiang menjelaskan bahwa tim yang diberangkatkan terdiri atas tiga atlet senior berpengalaman yang pernah tampil pada Porprov Jatim 2025, yakni Alfa Maulana Ibrahim, Syah Putra Bayuangga, dan Mutiara Cinta Ika Pratiwi. Sementara enam atlet lainnya merupakan wajah baru, yakni Richard Bastian Manuel, Yudha, Moch. Azzamir, Mike Jo, Kimberly Bianca Manuel, dan Choirul Anam.

“Total kami berhasil meraih dua medali emas, lima perak, dan tiga perunggu. Jumlah peserta pada kejuaraan ini sekitar 120 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ujar Ricki.

Dua medali emas Kota Probolinggo dipersembahkan oleh Alfa Maulana Ibrahim dan Syah Putra Bayuangga yang tampil dominan di nomor Hyung. Alfa sukses menjadi yang terbaik pada nomor Hyung Putra Senior, sedangkan Syah meraih emas pada nomor Hyung Putra Senior Intermediate Individu.

Tak hanya itu, kedua atlet andalan tersebut juga menunjukkan kekompakan saat tampil berpasangan di nomor Authorize Hoshinsul Putra Advance. Duet Alfa dan Syah berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Kota Probolinggo.

Penampilan Alfa bahkan menjadi salah satu sorotan dalam kejuaraan tersebut. Selain meraih emas dan perak, ia juga dinobatkan sebagai peraih Best Performer Trophy Athlete Male berkat performa konsisten dan dominan sepanjang pertandingan.

Kontribusi medali lainnya datang dari Mutiara Cinta Ika Pratiwi yang meraih perak pada nomor Daeryun Putri Senior kelas 51 kilogram. Kemudian Richard Bastian Manuel menyabet perak pada nomor Daeryun Putra Cadet kelas 51 kilogram.

Yudha turut menyumbang medali perak dari nomor Daeryun Putra Junior kelas 55 kilogram. Sementara Moch. Azzamir menambah koleksi perak dari nomor Daeryun Putra Junior kelas 59 kilogram.

Di kelompok peraih perunggu, Mike Jo berhasil finis di posisi ketiga nomor Daeryun Putra Junior kelas 59 kilogram. Kimberly Bianca Manuel menyumbangkan perunggu dari nomor Daeryun Putri Cadet Under 30 kilogram. Sedangkan Choirul Anam menutup perolehan medali Kota Probolinggo dengan perunggu di nomor Daeryun Putra Senior kelas 62 kilogram.

Ricki menilai hasil tersebut merupakan buah dari persiapan panjang yang dijalani para atlet selama tiga bulan terakhir. Program latihan digelar secara intensif hingga lima kali dalam sepekan dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik, pematangan teknik, serta strategi bertanding.

Menurutnya, performa para atlet, khususnya para debutan, cukup membanggakan. Meski minim pengalaman dan jam terbang kompetisi, mereka mampu tampil percaya diri dan sukses membawa pulang medali.

“Secara keseluruhan performa atlet sudah sangat baik. Atlet-atlet debutan mampu menunjukkan mental bertanding yang bagus. Mereka bisa bersaing dengan atlet yang lebih berpengalaman dan berhasil meraih medali,” katanya.

Keberhasilan di Banyuwangi menjadi modal penting bagi Hapkido Kota Probolinggo dalam menatap agenda yang lebih besar. Ricki mengungkapkan target jangka panjang yang tengah dibidik adalah mengantarkan atlet-atlet senior menembus level nasional dan menjadi bagian dari kontingen Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Target jangka panjang kami adalah mengantarkan tiga atlet senior menjadi atlet PON yang mewakili Jawa Timur dari Kota Probolinggo,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, fokus pembinaan akan diarahkan kepada Alfa Maulana Ibrahim yang dijadwalkan mengikuti pelatihan dan seleksi Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur sebagai persiapan menuju PON Bela Diri III di Manado.

Selain itu, Hapkido Kota Probolinggo juga mulai membidik Kejuaraan Nasional Hapkido yang rencananya digelar pada September mendatang. Alfa kembali diproyeksikan turun pada nomor andalannya, Hyung Putra Senior Individu.

Terpisah, Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan memberikan apresiasi atas capaian yang diraih para atlet Hapkido. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras atlet dan pelatih yang selama ini konsisten menjalankan program pembinaan.

“Selamat dan sukses kepada atlet Hapkido Kota Probolinggo atas prestasi di Kejurda Jatim Banyuwangi. Ini adalah hasil dari kerja keras dan disiplin latihan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi bekal menuju Porprov 2027,” pungkasnya. (gus/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#hapkido #prestasi #medali #kejurda