Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasuruan United Hadapi Persepam Pamekasan di Laga Perdana 16 Besar, Seperti Mengulang Laga Final Zona Jatim

Rizal Syatori • Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:01 WIB
BERTEMU KEMBALI: Gelandang Pasuruan United Rosihan dan gelandang Persepam Pamekasan Adam Anis. Keduanya bakal bertemu di laga sore nanti di laga perdana 16 besar Liga 4 Piala Presiden. insert, Prediksi pemain kedua tim yang diturunkan Sabtu (19/6) nanti. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
BERTEMU KEMBALI: Gelandang Pasuruan United Rosihan dan gelandang Persepam Pamekasan Adam Anis. Keduanya bakal bertemu di laga sore nanti di laga perdana 16 besar Liga 4 Piala Presiden. insert, Prediksi pemain kedua tim yang diturunkan Sabtu (19/6) nanti. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo - Setelah menjadi juara grup di babak 32 besar, Pasuruan United kembali harus bertanding. Sore nanti, tim besutan Bio Paulin akan melakoni laga perdana di babak 16 besar Grup DD. Lawannya adalah Persepam Pamekasan. Tim asal pulau garam yang berstatus sebagai runner up grup W.

Jika meruntut ke belakang, tim berjuluk Laskar Ronggosukowati ini bukanlah lawan baru yang pernah dihadapi Laskar Santri Mbeling. Di Zona Jatim lalu, keduanya pernah bertemu.

Pertama di babak 16 besar dan kedua saat final Zona Jatim. Dari dua laga tersebut, Pasuruan United belum pernah sekalipun meraih kemenangan.

Di babak 16 besar Zona Jatim. Pasuruan United yang saat itu berstatus tuan rumah, berhasil diredam 3-3.

Kedua, saat di babak final Zona Jatim. Pasuruan United kembali harus meraih hasil seri 1-1, sebelum akhirnya harus merelakan status juara Zona Jatim ke Persepam Pamekasan setelah tim besutan Anis Fuad itu menang dengan skor 6-4

Persepam Pamekasan sebelumnya masuk grup CC sebagai juara grup dengan poin 7. Jumlahnya sama dengan Persigar Garut. Namun setelah dihitung, PSSI memutuskan Persigar Garut yang layak menjadi juara grup lantaran dari segi fairplay.

Ilustrasi
Ilustrasi

Laga sore nanti digelar di Stadion Sriwedari, Kota Surakarta. Kick off pukul 15.15 sore, atau laga kedua setelah Persipani Paniai kontra Celebest FC  di stadion yang sama.

Manajer Pasuruan United Fitroh Mucharom meyakini, timnya sudah siap bertempur. Terlebih arek-arek Laskar Santri Mbeling sudah berangkat lebih awal ke Surakarta. Sehingga para pemain masih menyempatkan latihan sehari sebelum pertandingan.

Kata Fitroh, walau Persepam adalah lawan berat, Pasuruan United mengusung target lolos ke babak delapan besar. Sehingga tiga poin di laga perdana mutlak dibutuhkan.

"Persepam bukan tim asing, kami pernah bertemu dua kali di zona Jatim. Secara permainan selama 90 menit jalannya pertandingan, materi kedua tim sebenarnya imbang. Untuk babak 16 besar ini, saatnya harus menang," ucap Fitroh Mucharrom.

Namun yang membedakan, tentu ada perubahan komposisi dari persepam. Selama babak 64 dan 32 besar, Pasuruan United sudah memantau materi pemain tim lawan  dan gaya permainannya. Sehingga tim kepelatihan sudah menyiapkan sejumlah antisipasinya. "Termasuk menyiapkan taktik baru," ujarnya.

Kondisi pemain jelang pertandingan perdana, mulai meningkat lagi baik moral dan mental. Kata Fitroh, pemainnya siap fight di laga derby Jatim ini.

"Sejak menit awal, Pasuruan United akan bermain offensif. Karena targetnya harus dapat tiga poin, dan kami yakin karena ini sebenarnya sama-sama laga tandang," kata Fitroh.

Di sisi lain, pelatih Pasuruan United Bio Paulin juga iptimistis Pasuruan United mampu tampil apik. Meski di starting eleven ada perubahan, kata bio Paulin, ini tak jadi soal, Termasuk dua pemain inti yang tak bisa diturunkan karena akumulasi kartu.

Salah satunya adalah sang kapten Ricko Hardisnyah. Jelas absennya Ricko menjadi ancaman bagi lini depan Pasuruan United. Apalagi dalam dua kali kontra melawan Persepam, pemain bernomor punggung 9 itu selalu bisa mencetak gol.

Pemain lain yang tak bisa diturunkan adalah Noel Kristian. Winger yang mencetak gol dramastis saat Pasuruan United mengalahkan Persak Kebumen itu juga absen karena akumulasi kartu.

Namun Bio Paulin menilai, pengganti dua pemain itu sudah ada. Kemungkinan posisi Ricko Hardiansyah bakal diisi Racksa Surya Wijaya.

Sementara Noel Krisitan, posisinya bisa diplot oleh Rosihan yang seringkali beroperasi di lini sayap.

Bio Paulin hanya berpesan agar arek-arek Laskar Santri Mbeling punya motivasi tinggi. Karena hanya tinggal sedikit lagi, Pasuruan United bisa naik kasta. 

“Para pemain harus bermain ngeyel dan ngotot, yang menjadi ciri khas Pasuruan United selama ini," tutur pelatih yang pernah menjadi bagian dari tim nasional Indonesia ini. (zal/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pialad presiden #Pasuruan United #Laskar Santri Mbeling #liga 4