BANGIL, Radar Bromo – Pasuruan United sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan Bolsel FC, dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga lanjutan yang digelar di Stadion R. Soedarsono Pogar, Bangil, Rabu (3/6) sore.
Kemenangan krusial ini menjadi obat penawar, setelah sebelumnya tim berjuluk Laskar Santri Mbeling tersebut ditahan imbang 1-1 oleh PSAP Sigli.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Ricko Hardiansyah CS langsung tampil menggebrak demi memburu gol cepat. Strategi ofensif tersebut membuahkan hasil instan pada menit ke-3.
Memanfaatkan momentum serangan dari sektor kanan, Muhammad Fadilah, pemain nomor punggung 28 ini, sukses melepaskan sontekan akurat, yang mengoyak jala gawang Bolsel FC. Tensi pertandingan justru semakin memanas jelang akhir laga.
Tekanan tinggi dari Pasuruan United, membuat lini pertahanan Bolsel FC frustrasi, hingga berujung pelanggaran keras oleh Sutrisno Kadula terhadap striker Pasuruan United, Ricko Hardiansyah. Akibatnya, wasit langsung mengganjar Sutrisno dengan kartu merah pada masa injury time.Kartu merah itu menjadi penutup jalannya laga babak pertama.
Di babak kedua, saling serang dipertontonkan kedua kesebelasan. Unggul jumlah pemain, membuat Pasuruan United semakin leluasa menciptakan sejumlah peluang emas.
Namun, rapatnya barisan pertahanan Bolsel FC membuat arek-arek Santri Mbeling tak bisa menambah keunggulan.
Kebuntuan itu akhirnya tercipta di masa injury time, menit ke 94. M Nur Hacqiqi yang memperoleh umpan manja di area kotak pinalti, tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia menceploskan si kulit bundar ke arah gawang.
Tendangan itu, tak mampu ditepis penjaga gawang. Skor akhirnya berubah, 2-0 untuk Pasuruan United. Gol itupun menjadi penutup jalannya laga. Karena setelah pluit Panjang dibunyikan wasit, tak ada lagi gol tambahan tercipta.
Presiden Klub Pasuruan United, Bayu Aji Handayanto, menilai gaya permainan timnya di lapangan, masih tampak membosankan dan belum menunjukkan performa terbaik yang sesungguhnya. Menurutnya, dengan keunggulan jumlah pemain sejak akhir babak pertama, Laskar Santri Mbeling seharusnya mampu menyudahi laga dengan kemenangan minimal tiga gol tanpa balas.
"Ini akan menjadi bahan evaluasi total kami bersama tim pelatih, untuk menghadapi laga-laga selanjutnya," tegas Bayu.
Atas kemenangan melawan Bolsel FC, Pasuruan United kini berada di peringkat pertama Grup N dengan koleksi 4 poin.
Sementara di peringkat kedua masih didukuki Persigar Garut dengan perolehan poin sama-sama 4. Empat poin ini hasil dari kemenangan 1 kali atas Bolsel FC dan hasil seri saat melawan PSAP Sigli 1-1, Rabu (3/6) siang.
Pasuruan United di laga terakhirnya bakal bertemu Persigar Garut pada laga yang digelar Sabtu (6/6) sore yang digelar di Stadion R Soedarsono. Hanya tim juara dan runner-up yang berhak lolos ke babak 32 besar.( zal/one)
Editor : Fandi Armanto