BANGIL, Radar Bromo - Babak 64 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden, resmi bergulir, Minggu (31/5).
Sebagai salah satu kontestan di Grup N, Pasuruan United langsung mematok target tinggi.
Tim berjuluk Laskar Santri Mbeling ini, membidik kemenangan mutlak saat melakoni laga perdana mereka melawan jawara zona Aceh, PSAP Sigli.
Pertandingan krusial tersebut, akan digelar sebagai laga kedua pada pukul 15.15 di markas kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan, Stadion R. Soedrasono Pogar, Bangil.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi Pasuruan United, yang sejak awal telah mengusung misi besar untuk keluar sebagai juara Liga 4 musim ini.
"Laga perdana ini, sangat penting bagi langkah kami ke depan. Menghadapi PSAP Sigli, kami sangat optimis. Persiapan tim sudah maksimal, dan status sebagai tuan rumah harus mampu kita manfaatkan dengan baik," ujar Manajer Pasuruan United, Fitroh Mucharrom.
Kondisi skuad asuhan Laskar Santri Mbeling, dilaporkan dalam keadaan fit dan siap tempur.
Keharmonisan, soliditas, serta kerja sama antarpemain, diklaim telah mencapai titik puncak.
Hal ini tidak lepas dari menu latihan intensif yang dijalani Ricko dan kawan-kawan selama dua bulan terakhir.
Termasuk program pemusatan latihan (training center) di Solo, selama dua pekan yang dilengkapi dengan serangkaian laga uji coba.
Menghadapi strategi juara Aceh, jajaran pelatih Pasuruan United mengaku telah menyiapkan penawar taktis.
Tiga variasi formasi telah dimatangkan selama latihan. Penggunaannya di lapangan nanti akan bersifat situasional, tergantung pada dinamika permainan lawan.
Meski demikian, Pasuruan United harus sedikit pincang dalam kedalaman skuad. Dari total 25 pemain yang disiapkan, manajemen terpaksa mencoret dua pilar penting, yakni Aburizal dan pemain berpengalaman Rendi Irawan, akibat cedera serius.
Walhasil, hanya 23 nama yang resmi didaftarkan, untuk mengarungi putaran nasional ini.
Kendati kehilangan dua pemain pilar, Fitroh menegaskan kualitas timnya tetap terjaga.
Kerangka starting eleven sudah dikantongi tim pelatih dan akan difinalisasi sesaat sebelum sepak mula.
"Kualitas skill antara pemain inti dan pelapis di tim ini sangat merata, jadi kami tidak khawatir," jelasnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin