BANGIL, Radar Bromo — Atmosfer Stadion R Soedrasono Pogar, Bangil, Minggu (24/5), terasa jauh dari sekadar laga persahabatan. Ribuan Sakeramania memadati tribun dan menciptakan tensi pertandingan bak duel kompetisi resmi saat Persekabpas Pasuruan menjamu Persik Kediri.
Tercatat sebanyak 7.156 penonton hadir memenuhi stadion kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan itu. Sorak-sorai suporter terus menggema sejak kick off dimulai.
Di atas lapangan, Persekabpas tampil penuh determinasi. Meski beberapa kali kalah dalam penguasaan bola, tim besutan Subangkit mampu bermain disiplin dan efektif.
Gol pembuka lahir pada menit ke-39 lewat pemain bernomor punggung 20 Osvaldo Hay. Gol itu membuat tribun Stadion Pogar meledak.
Memasuki awal babak kedua, Persik langsung membalas pada menit ke-49. Tim tamu mulai meningkatkan tekanan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui bola rebound di depan gawang Persekabpas. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang itu gagal berbuah gol.
Persekabpas akhirnya kembali unggul pada menit ke-55. Striker naturalisasi senior Beto Goncalves yang mengenakan nomor punggung 9 sukses menuntaskan penalti dan membawa tuan rumah memimpin 2-1.
Setelah unggul, Persekabpas sebenarnya sempat mendapat dua peluang emas. Namun, keduanya gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Manajer Persekabpas Tony Saputra mengapresiasi kerja keras para pemain yang dinilai mampu menjawab antusiasme suporter.
“Pemain sudah kerja keras. Mereka bisa menghibur Sakera Mania yang memang sudah haus pertandingan dengan atmosfer tinggi seperti ini,” katanya.
Tony juga mengakui manajemen masih terus mematangkan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Liga 3 mendatang. Termasuk memburu beberapa pemain lokal yang saat ini masih dalam tahap negosiasi.
“Kalau pemain lokal seperti Nofi dan Dani sudah hampir pasti akan dikontrak, tinggal negosiasi dengan manajemen,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku belum puas dengan komposisi tim saat ini. Sebab, sebagian besar pemain yang tampil masih berstatus senior. Sementara Liga 3 kemungkinan akan menerapkan regulasi batas usia pemain.
“Kami masih menunggu regulasi umur pemain di Liga 3. Jadi belum bisa menentukan kapan komposisi tim difiksasi,” tandasnya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto