PANDAAN, Radar Bromo - Jalan panjang bakal dilalui Pasuruan United di zona nasional. Klub berjuluk Laskar Santri Mbeling akan melakoni babak 64 besar yang rencananya menurut jadwal kick off digelar pekan depan.
Tim besutan Bio Paulin ini langsung mengusung target juara grup agar mulus melangkah ke babak 32 besar.
Di babak 64 besar, Pasuruan United menjadi tuan rumah dan tergabung di grup N. Di grup ini ada tiga tim lain yang menjadi lawan.
Selain tuan rumah Pasuruan United, ada PSAP Sigli, Bolsel FC dan Persigar Garut. Hanya tim juara dan runner up yang lolos ke babak berikutnya.
Ketiga tim ini juga tak bisa diremehkan. Ketiganya tentu menjadi terbaik di zona wilayahnya.
Dengan lolosnya tiap tim ke zona nasional Liga 4, semuanya pasti ingin menang dan punya target demi naik kasta ke Liga 3.
Meskipun kick off masih kurang sekitar sepekan lagi, persiapan maksimal terus dilakukan skuadra Laskar Santri Mbeling.
"Target kami tim ini juara grup di babak 64 besar, lolos ke babak 32 besar. Sangat optimis, apalagi tuan rumah dengan dukungan suporter yang luar biasa," kata manajer Pasuruan United Fitroh Mucharrom.
Selain latihan rutin, uji coba, kemudian pemantapan tactical. Pasuruan United melalui jajaran pelatih juga melakukan analisis kekuatan tim lawan di grup N ini.
Analisis ini dilakukan tentunya untuk mengetahui kekuatan sekaligus kelemahan dari tim lawan. Biar para pemain tahu, termasuk cara dan upaya mengantisipasinya.
"Dari tiga tim lawan nanti, kami pernah bertemu dan bertanding melawan Persigar Garut. Bermain di Garut dan saat itu laga dimenangkan Pasuruan United dengan skor 1-0. Tim ini kuat dan patut diwaspadai," katanya.
Status tim berjuluk Laskar Domba Garut (julukan Persigar Garut) ini memang hanya masuk sebagai enam tim terbaik di zona Jawa Barat.
Begitu pula dengan ujicoba yang pernah dimenangkan Pasuruan United, ini tak jadi jaminan. Sebab di 64 besar, tim besutan Asep Angga ini tentu sudah berbenah.
Fitroh menyebut, Persigar Garut jelas juga sudah memahami bagaimana permainan Laskar Santri Mbeling.
Meski saat ini sudah banyak perubahan skuad Pasuruan United karena ada tambahan pemain baru.
Untuk dua tim lainnya, Fitroh menyebut, juga tak bisa diremehkan. PASP Sigli adalah tim berstatus juara zona Aceh.
Sementara Bolsel FC merupakan runner up zona Sulawesi Utara. Dua tim ini belum pernah sekalipun bertemu dengan Pasuruan United.
PASP Sigli adalah tim yang dilatih Mukhlis Rasyid. Tim berjuluk Laskar Aneuk Nanggroe ini kabarnya dihuni banyak pemain eks tim di Liga 2.
Begitu juga dengan Bolsel FC. Tim berjuluk Laskar Maleo yang dilatih Andy Daun ini punya banyak pemain muda potensial. Kabarnya tim ini juga kerap mencetak pemain handal yang kini direkrut tim-tim di Liga 1.
"Dua tim ini juga tim kuat, masing-masing juara dan runner up provinsi. Tetap diwaspadai dan tidak boleh disepelekan," tegasnya.
Sampai Jumat (22/5), jadwal pertandingan putaran nasional babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden, belum juga turun. Namun, untuk kick off dipastikan berlangsung mulai 31 Mei. Kemungkinan jadwal di tiap laga hanya berjarak 2 hari.
Walau melelahkan, Fitroh meyakini, Ricko Hardiansyah CS sudah siap menghadapi babak 64 besar. Di masing-masing pertandingan, Pasuruan United menargetkan bisa meraih poin penuh.
"Di setiap laga pertandingan, tetap harus fight dan tetap profesional. Sekaligus tidak boleh terlena," ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Pasuruan United Bio Paulin, juga begitu percaya diri dengan kemampuan timnya. Dari hasil latihan dan beberapa kali ujicoba, ada progres positif yang dia catat.
“Zona nasional ini tak ubahnya seperti zona Jatim. Laga hanya punya waktu jeda yang mepet dan ini jelas mempengaruhi faktor istirahat. Tapi kami yakin, dengan komposisi saat ini, kami bisa menjadi juara grup. Karena target kami adalah lolos di tiap tahap hingga naik ke Liga 3,” kata pelatih yang menjadi legenda Persepura itu. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid