Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Bidik Tujuh Medali di Kejurprov, Sementara Baru Tiga

Inneke Agustin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:49 WIB
SEMANGAT: Puluhan Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Saat Berangkat Menuju Ajang Kejurprov Jatim 2026 Di Surabaya, Rabu (6/5). (Foto: FPTI for Jawa Pos Radar Bromo)
SEMANGAT: Puluhan Atlet Panjat Tebing Kota Probolinggo Saat Berangkat Menuju Ajang Kejurprov Jatim 2026 Di Surabaya, Rabu (6/5). (Foto: FPTI for Radar Bromo)

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo menurunkan kekuatan penuh dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Timur 2026 yang digelar di Surabaya mulai Rabu (6/5) hingga Minggu (10/5).

Sebanyak 29 atlet diterjunkan dengan target membawa pulang tujuh medali untuk Kota Probolinggo.

Kontingen Kota Probolinggo tampil di berbagai nomor pertandingan. Mulai lead, speed, hingga boulder. Para atlet yang diberangkatkan berasal dari sejumlah kelompok umur (KU), yakni KU 9, 11, 13, 15, 17, hingga 19 tahun.

Pelatih Harian FPTI Kota Probolinggo, Iwan Rosidi mengatakan, skuad yang diturunkan merupakan atlet-atlet terbaik hasil seleksi ajang Piala Wali Kota serta pembinaan berjenjang yang telah dilakukan selama ini.

Karena itu, pihaknya optimistis para atlet mampu tampil kompetitif di tengah persaingan ketat tingkat provinsi.

“Kami membawa atlet-atlet hasil seleksi dan pembinaan yang sudah berjalan cukup lama. Persiapan juga matang, sehingga kami optimistis mereka bisa tampil maksimal di Kejurprov tahun ini,” ujarnya.

Untuk menjaga performa atlet tetap prima, tim pelatih menerapkan program latihan rutin empat kali dalam sepekan. Porsi latihan difokuskan pada peningkatan teknik, kekuatan fisik, daya tahan, hingga mental bertanding.

“Latihan rutin tetap berjalan setiap Selasa, Kamis, Jumat, dan Sabtu. Materinya mencakup teknik, fisik atau kebugaran, sampai mental atlet agar siap menghadapi tekanan pertandingan,” katanya.

Dalam Kejurprov kali ini, FPTI Kota Probolinggo membidik tujuh medali. Target tersebut terdiri dari dua medali emas, sementara sisanya diharapkan dapat diraih melalui nomor-nomor potensial lainnya dalam bentuk medali perak maupun perunggu.

Beberapa atlet andalan juga diproyeksikan menjadi tumpuan untuk mendulang podium. Di antaranya Nayra Zeba Ramadhani yang turun di nomor speed putri serta Aditya Maulana Ibrahim di nomor speed putra.

“Kami punya beberapa atlet unggulan yang berpeluang naik podium, seperti Nayra Zeba Ramadhani di speed putri dan Aditya Maulana Ibrahim di speed putra,” jelas Iwan.

Meski optimistis, Iwan mengakui persaingan pada Kejurprov tahun ini dipastikan berlangsung sengit.

Kontingen Surabaya, Malang, dan Gresik masih menjadi rival utama karena memiliki jumlah atlet lebih besar serta dukungan fasilitas latihan yang lebih lengkap.

“Mereka memang langganan juara umum. Dari sisi jumlah atlet, fasilitas, dan pola pembinaan juga lebih kuat. Sementara Kota Probolinggo biasanya mampu bersaing di empat besar. Namun kami tetap percaya diri bisa membawa pulang medali,” pungkasnya.

Sampai Jumat (8/5), kontingen Kota Probolinggo sudah mengumpulkan satu medali emas dan dua perak. Medali emas diraih Dean Alifi Al Maqfiraya nomor Boulder U 19.

Sementara perak dari Putri Aditya Indah nomor Boulder U 19 dan Muhammad Hafizh Rayyan Rabbani di nomor Lead U 13. (gus/fun)

Editor : Abdul Wahid
#FPTI #panjat tebing