BANGIL, Radar Bromo - Skuadra Pasuruan United terus memantapkan diri untuk menghadapi zona nasional Liga 4. Tim berjuluk Laskar Santri Mbeling ini baru saja melakukan pemusatan latihan selama dua pekan di Solo.
Manajemen Pasuruan United menilai tim ini sudah siap berlaga di zona nasional.
Selama pemusatan latihan atau training center (TC) di Solo, Ricko Hardiansyah CS tak hanya berlatih.
Tapi juga melakoni laga uji coba dengan sejumlah tim. Hasil positif dituai selama Pasuruan United menggelar sparring partner.
Skuad Laskar Santri Mbeling, menunjukkan peningkatan. Baik statistik, permainan, hingga kerja sama tim.
"Kemampuan tim ini saat ini semakin bagus, dilihat dari statistik. Permainan, serta kerjasama tim dilapangan. Termasuk laga sejumlah uji coba selama TC, dua kali menang dan sekali seri," beber manajer Pasuruan United Fitroh Mucharrom saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo (17/4).
Dengan tambahan lima pemain baru, kata Fitroh, semuanya sudah nyetel dengan pemain lama. Sehingga total pemain Pasuruan United kini berjumlah 30 pemain.
"Tim yang memadukan antarlini, semakin kuat. Chemistry antarpemain juga sudah oke dan padu," tegasnya.
Setelah TC di Solo, semua pemain juga telah kembali ke dan tinggal di home base di Pogar, Bangil. Saat ini para pemain tetap menjalani latihan rutin.
Bahkan dalam waktu dekat, Pasuruan United berencana menggelar uji coba dengan Persekabpas.
Lalu kapak zona nasional digeber? Pelaksanaan putaran zona nasional untuk Liga 4, dijadwalkan start mulai 10 Mei 2026. Namun pengumuman resmi sekaligus pembagian grup, masih menunggu dari PSSI.
"Untuk zona nasional, dari kami yang diantisipasi tim-tim dari zona luar jawa. Karena unggul di stamina dan postur. Tim dari zona jawa sudah terpantau," katanya.
Fitroh juga menyebut, skema zona nasional kemungkinan mirip dengan zona Jatim. Ada fase grup hingga babak penyisihan.
Walau jadwal dan grup belum keluar, manajemen juga percaya diri di zona nasional untuk mengajukan menjadi tuan rumah.
Rencananya Pasuruan United akan mengajukan menjadi tuan rumah saat di babak 64 besar dan 32 besar. Manajemen berharap laga bisa digelar di Stadion R. Soedarsono, Bangil.
"Stadion R. Soedarsono memang mau direnovasi, tapi belum kontrak dan kepastian kapan dilakukan masih belum. Jadi kami tetap mengajukan tuan rumah. Namun kami juga menyiapkan stadion alternatifnya, kemungkinan di Kota Pasuruan (Stadion Untung Surapati, red)," tegasnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid