PASURUAN, Radar Bromo - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 punya banyak talenta belia atlet silat. Di tahun ini, ada beberapa siswa yang meraih prestasi membanggakan.
Prestasi membanggakan itu baru saja diraih Dinda Cahya Shinta dan Muhammad Ilman Farizi. Dinda belum lama ini berhasil meraih juara pertama dalam ajang Championship Madinah Van Java di kelas pra remaja.
Sementara Muhammad Ilman Farizi menjadi juara 3 kelas remaja di ajang championship pencak silat di Raci, Bangil
Dinda Cahya Shinta yang berstatus siswi kelas 9 menuturkan, dia bersyukur bisa meraih juara pertama.
Sebab ini adalah turnamen pertamanya dalam ajang Championship. Apalagi semua peserta berharap bisa meraih juara. “Tidak menyangka bisa meraih juara," katanya.
Dinda menyebut ajang Championship ini berbeda dengan ajang open atau kejuaraan kota (kejurkot).
Ajang open itu memakai sistem gugur. Sementara Championship seperti mini turnamen. Semakin banyak menang maka peringkat semakin tinggi.
"Paling banyak menang itu dapat rangking pertama. Lawannya dari luar daerah juga. Senang dapat emas," jelas Dinda.
Begitu juga dengan Muhammad Ilman Farizi. Di turnamen pertama yang diikutinya itu, dia menjadi juara 3 kelas remaja diantara ratusan peserta yang mengikuti turnamen yang digelar akhir bulan lalu.
Ilman mengaku puas dengan prestasi ini. Sebab ini ajang perdananya. Ia harus menghadapi 500 peserta dari berbagai kota. Mereka sudah lebih berpengalaman karena sering ikut turnamen.
"Ini baru pertama kali dan sudah melawan atlet yang lebih berpengalam. Jadi alhandulillah," katanya.
Siswa kelas 9 menyebut, ajang yang diikutinya ini didominasi oleh atlet berumur 16 sampai 19 tahun.
Sementara umurnya baru 15 tahun. Ia cukup gugup melawan atlet lebih senior. Sehingga teknik yang diajarkan saat latihan itu belum keluar sepenuhnya.
"Turnamen ini pakai sistem poin drngan grup. Semakin sering menang maka jadi pemuncak dan bisa jadi juara," jelas Ilman.
Ia berharap bisa tampil lebih baik. Ia membidik turnamen kejuaraan kota (kejurkot) pasuruan pada april mendatang.
Dia berharap bisa menjadi juara dalam turnamen dan akan terus berlatih meningkatkan teknik yang telah dimiliki.
"Turnamen paling dekat itu kejurkot. Semoga bisa menjadi juara di ajang ini," sebut Ilman.
Kepala SMPN 3 Kota Pasuruan Sarwono mengapresiasi pretasi yang diraih diua siswanya.
“Teruslah bertumbuh. Jangan mudah menyerah. Prestasi akademik dan non akademik bisa beriringan," jelas Sarwono. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid