PASURUAN, Radar Bromo - Pemkot Pasuruan mengalokasikan Rp 301 juta untuk bonus bagi pemain dan pelatih yang meraih prestasi dalam ajang Porprov 2025 di Malang-Batu.
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menyebut bonus akan dicairkan langsung ke rekening penerima. Ditarget rampung triwulan pertama.
Bonus ini lebih rendah dari porprov 2019 silam. Saat itu, setiap penerima emas memperoleh bonus Rp 30 juta, peraih perak mendapatkan bonus Rp 15 juta sedangkan peraih perunggu menerima bonus Rp 10 juta. Pemberian bonus porprov disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemkot.
Kepala Disparpora Dyah Ermitasari menuturkan bonus porprov 2025 baru diberikan tahun ini.
Sebab pemkot ingin memberikan sesuai by name by address, agar pemberian bonus ini bisa tepat sasaran. Penerimanya tentu adalah mereka yang meraih prestasi dan mengharumkan kota pasuruan.
"Baru dialokasikan tahun ini. Karena pencairannya by name by address. Ajang yang diselenggarakan di tahun itu, maka bonusnya di tahun berikut," jelasnya.
Mita-sapaannya menyebut, bonus tidak hanya untuk atlet. Pelatih dari atlet yang meraih medali juga diganjar bonus. Bagi atlet yang bermain individu dan meraih emas, masing masing diberi bonus Rp 10 juta.
Sementara peraih perak memperoleh bonus Rp 7,5 juta dan peraih perunggu menerima bonus Rp 5 juta.
Pengecualian diberikan pada cabor petanque, drum dan pickle ball. Karena cabor ini dimainkan secara beregu.
Petanque meraih medali perak dan memperoleh bonus Rp 10 juta, sementara pickle ball meraih perunggu dan memperoleh Rp 7,5 juta. Drum band memperoleh perunggu dan dapat bonus Rp 10 juta.
"Pelatih juga dapat. Peraih emas dapat Rp 2 juta, perak dapat Rp 1,75 juta dan perunggu menerima Rp 1,5 juta per orang," jelas Mita. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid