Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berbagi Angka saat Duel dengan Persepam Pamekasan, Pasuruan United Masih Bertengger di Posisi Runner Up

Rizal Syatori • Rabu, 21 Januari 2026 | 20:25 WIB
DILANGGAR: Pemain Persepam Pamekasan melanggar Fran Adi di kotak 12 hingga berbuah adu penalti.
DILANGGAR: Pemain Persepam Pamekasan melanggar Fran Adi di kotak 12 hingga berbuah adu penalti.

BANGIL, Radar Bromo - Duel papan atas tersaji di match kedua Grup JJ Liga 4 Piala Gubernur Jatim.Kedua tim yakni Persepam Pamekasan dan Pasuruan United harus puas berbagi angka karena laga berakhir seri 3-3.

Tiga gol Pasuruan United tercipta melalui Rosihan 19 dan 46, satu lainnya tendangan penalti M Nurhacqiqi 61.

Sedangkan tiga gol Persepam Pamekasan dilesakkan dari gol bunuh diri pemain Pasuruan United Saifullah menit 25, dua lainnya Adam Anis di menit 30 dan Fasril Ramadhon di menit 72.

Pasuruan United selaku ruan rumah bahkan sempat tertinggal 1-2 sebelum turun minum.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion R Soedarsono, Pogar Bangil, Laskar Santri Mbeling (sebutan Pasuruan United) sebenarnya mampu unggul lebih dahulu.

Ini setelah Rosihan mencetak gol di menit ke 18. Pemain yang kerap beroperasi di lini tengah itu, berhasil mencetak gol yang berawal dari serangan di sektor kiri.

Tertinggal 0-1 membuat Persepam Pamekasan meningkatkan tempo serangan.  Hasilnya, di menit 25 Laskar Ronggosukowati berhasil menyamakan kedudukan.

Prosesnya berawal kerjasama dari lini tengah yang menyerang lewat sektor kiri.

Pengawalan pemain belakang Pasuruan United lengah hingga tendangan yang dilesakkan pemain bernomor punggung 7 Persepam, salah diantisipasi oleh Saifullah.

DIKAWAL: Gelandang Pasuruan United M Nurhacqiqi yang dijaga ketat pemain belakang Persepam Pamekasan.
DIKAWAL: Gelandang Pasuruan United M Nurhacqiqi yang dijaga ketat pemain belakang Persepam Pamekasan.

Bola yang dihadang Saifullah, justru masuk ke gawang yang dijaga Shahar Ginanjar dan skor berubah menjadi 1-1.

Selang lima menit kemudian, Persepam Pamekasan berbalik unggul. Ini setelah tendangan Adam Anis tak mampu dibendung Shahar Ginanjar.

Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tim tamu dan tak berubah hinggga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, pertandingan sempat mandeg hingga sekitar 16 menit lamanya. Saat memasuki menit 60, Pasuruan United mendapat penalti.

Hadiah tendangan 12 itu diberikan wasit setelah Fran Adi dijatuhkan dua pemain Persepam Pamekasan di kotak penalti.

Seketika itu, ofisial dari Persepam Pamekasan melakukan protes ke wasit dan juga pengawas pertandingan.

Beruntung suasana sempat panas, tidak sampai terjadi insiden. Karena panpel dan keamanan di lapangan sigap. Akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan lagi.

Namun keunggulan Pasuruan United tak bertahan. Di menit 72 pemain Persepam Pamekasan Fasril Romadhon, memperdaya Shahar Ginanjar lewat tendangan jauh terukurnya. Skor menjadi seri 3-3 dan hingga peluit Panjang berbunyi, tak berubah lagi.

Dengan hasil seri ini, Persepam Pamekasan berada di peringkat pertama klasemen sementara Grup JJ dengan poin 4.

Sedangkan Pasuruan United ada di peringkat kedua yang sama-sama mendapat empat, namun beda selisih gol.

 "Pertandingan hari ini berjalan bagus, jual beli serangan. Persepam tim kuat, salah satu tim unggulan," kata presiden  klub Pasuruan United Bayu Aji Handayanto, kepada Jawa Pos Radar Bromo usai berakhirnya  pertandingan.

Bayu sapaan akrabnya menyayangkan insiden-insiden yang menyebabkan pertandingan molor. "Merusak tempo permainan kami, sedang asyik-asyiknya menyerang," ungkapnya.

Dengan hasil seri ini, kata Bayu bukan hasil yang jelek. Karena masih dapat satu poin. Namun Pasuruan United harus memaksimalkan sisa satu laga lagi melawan Persema Malang pada Jumat (23/1) nanti.

“Masih ada kesempatan, pertandingan terakhir lawan Persema harus menang," tegasnya. (zal/fun)

Editor : Fandi Armanto
#Laskar Ronggosukowati #Pasuruan United #Laskar Santri Mbeling #persepam pamekasan