BANGIL, Radar Bromo - Kekalahan tipis atas Persebata Lembata di laga ke 12 memang tak membuat posisi Persekabpas di Grup D tak bergeser.
Sebab di laga lainnya, Perseden Denpasar yang menghuni di peringkat kedua juga tak meraih poin penuh lantaran dikalahkan Waanal Brothers dengan skor 1-4.
Di laga melawan Persebata Lembata, Laskar Sakera kalah dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol yang tercipta terjadi di menit ke 68 yang dilesakkan pemain Persebata, Khoirul Anwar lewat tendangan terarahnya.
Meski Persebata bermain dengan 10 orang setelah Khoirul Anwar diganjar kartu merah, Persekabpas tak mampu menyamakan skor hingga peluit panjang berbunyi.
Dalam laga melawan Persebata, di babak pertama Persekabpas kesulitan berkembang. Absennya tiga pemain inti yakni Ali Mashori, Nofi Atmaja dan Ginting sedikit mempengaruhi lini tengah. Persekabpas nampak sangat bermain berhati-hati.
Hingga putaran ketiga menyisakan dua laga, Persekabpas masih kukuh berada di puncak klasemen dengan raihan total 23 poin. Di dua laga sisa, Persekabpas akan menghadapi Waanal Brothers dan Persiba Bantul.
Dua laga sisa pun tak akan mudah. Waanal Brother memang pernah dikalahkan 2-1 di putaran pertama.
Namun di putaran kedua, Persekabpas kalah 0-1. Begitu juga dengan Persiba Bantul. Hanya tim ini yang belum pernah dikalahkan Persekabpas. Karena di putaran pertama dan kedua, ketua tim selalu bermain imbang 1-1.
Mau tak mau, di dua laga sisa Persekabpas harus tampil maksimal. Karena kejar-kejaran poin masih bisa terjadi. Pelatih Persekabpas Masdra Nurriza pun tetap menginstruksikan pemainnya berhati-hati. Karena bila terkena kartu, pemain bisa absen di laga selanjutnya dan berujung merugikan tim.
Masdrago panggilannya tetap meminta pemainnya all out. “Pemain harus konsentrasi sampai menit akhir karena kami harus menjaga keunggulan,” beber Masdrago. (fun)
Editor : Abdul Wahid