Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hadapi Persebata Lembata, Persekabpas Bidik Tiga Poin, Dua Kali Kemenangan Lagi Bakal Genggam Tiket Perempat Final

Muhamad Busthomi • Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:50 WIB
TANGGUH: Defender Persekabpas Wendi (oranye) saat berduel dengan pemain Persebata Lembata. Malam nanti Persekabpas akan bersua Persebata kembali untuk ketiga kali
TANGGUH: Defender Persekabpas Wendi (oranye) saat berduel dengan pemain Persebata Lembata. Malam nanti Persekabpas akan bersua Persebata kembali untuk ketiga kali

BANGIL, Radar Bromo - Persekabpas Pasuruan dihadapkan pada ujian krusial saat berjumpa Persebata Lembata pada lanjutan round ketiga fase grup Liga Nusantara.

Duel pekan ke-13 itu akan digelar di Lapangan Thor, Surabaya, Sabtu (17/1) malam.

Laga ini sarat gengsi sekaligus menentukan posisi puncak klasemen sementara Grup D. Persekabpas saat ini memimpin klasemen dengan koleksi 23 poin dari 12 pertandingan.

Tim berjuluk The Lassak unggul tipis dari Perseden Denpasar yang menguntit di posisi kedua dengan 22 poin. Di bawahnya, Persiba Bantul mengoleksi 19 poin, disusul Persebata dan Gresik United yang sama-sama mengemas 15 poin.

Rekor pertemuan Persekabpas dan Persebata musim ini terbilang berimbang. Pada round pertama, Persekabpas menang tipis 1-0.

Namun di round kedua, giliran Persebata yang membalas dengan kemenangan 1-0. Hasil tersebut membuat pertemuan ketiga ini menjadi penentuan gengsi sekaligus arah persaingan papan atas.

Pelatih Persekabpas Masdra Nurriza menegaskan timnya akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin.

“Persekabpas all out untuk pekan 13. Kami siap mempertahankan puncak klasemen dengan tiga poin melawan Persebata,” ujar Masdrago, panggilan akrabnya.

Meski begitu, Persekabpas tak turun dengan kekuatan penuh. Tiga pemain andalan dipastikan absen karena akumulasi kartu.

“Nofi, Ginting, dan Ali Kacong belum bisa join. Tapi kami sudah menyiapkan penggantinya,” jelas Masdra.

Ia menilai kedalaman skuad menjadi kunci menghadapi laga penting ini. Menurutnya, para pemain pelapis memiliki kualitas yang tak jauh berbeda dan siap memberikan kontribusi maksimal. “Peran pengganti siap memberikan kontribusi kepada tim besok malam,” tegasnya.

Masdra juga mewaspadai karakter permainan Persebata yang dikenal mengandalkan transisi cepat.

“Kami antisipasi pergerakan cepat Persebata. Mereka tim yang disiplin dan kuat dalam serangan balik,” katanya.

Persekabpas membutuhkan dua kali kemenangan atau enam poin, untuk mengamankan tiket perempat final atau perdelapan besar. Jika bertambah dua poin, maka Persekabpas dipastikan tak akan terkejar tim di peringkat ketiga.

Sementara sisa laga Persekabpas, masih tiga lagi. Termasuk saat menghadapi Persebata malam nanti. (lihat grafis)

Selama tiga pertandingan sisa, Persekabpas juga harus hati-hati. Sebab babak perempat final rencananya digelar 30 dan 31 Januari. Praktis setiap tim hanya punya waktu singkat.

Tantangannya, setiap tim juga tak boleh mengantongi pelanggaran karena bisa berujung hukuman akumulasi kartu. Selain itu, laga jelas akan berlangsung sengit dan potensi cedera sangat mungkin terjadi.

Soal itu, Masdrago meyakini, pemainnya yang sudah sangat kompak, jelas sudah belajar dari dua pertemuan awal.

“Anak-anak harus lebih hati-hati dan tetap bermain sesuai rencana adalah kuncinya. Selama dua kali empat puluh lima menit, konsentrasi tak boleh hilang. Karena ini adalah laga krusial,” beber Masdrago. (tom/fun)

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #Lembata #Persebata #laskar sakera