PASURUAN, Radar Bromo - Skuadra Persekabpas kini menduduki peringkat pertama klasemen sementara Grup D Liga 3 Nusantara.
Ini setelah Laskar Sakera berhasil menang atas Perseden Denpasar dengan skor 1-0 di laga ke 12-nya.
Tim besutan Masdra Nurriza kini meraih poin 23 dan menggeser posisi Perseden Denpasar yang hanya berjarak satu poin.
Kemenangan Persekabpas diraih dengan tak mudah. Label duel papan atas di grup D menjadikan laga antara Persekabpas dan Perseden berlangsung sengit.
Sejak menit pertama pertandingan, kedua tim bermain dengan menyerang. Namun ketatnya lini pertahanan dan disiplinnya antarlini membuat peluang yang ada, membuat skor 0-0 sampai babak pertama berakhir.
Di babak kedua, tensi pertandingan kian tinggi. Terlihat kedua tim begitu rapi dalam bertahan maupun menyerang, meski lebih banyak bermain hati=hati.
Hingga kemenangan Persekabpas akhirnya terjadi di menit ke 53. Sang kapten Nofi Atmaja yang mencetaknya.
Erawal dari serangan balik yang digencarkan Persekabpas, Nofi Atmaja begitu tenang saat mendapat operan dari lini tengah.
Playmaker Persekabpas itu lalu mencetak gol indah lewat tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung penjaga gawang Perseden Denpasar.
Tertinggal satu gol membuat Perseden meningkatkan tempo penyerangan. Namun kokohnya pertahanan Persekabpas membuat semua peluang Perseden tak bisa merubah skor.
Beberapa kali serangan Perseden digagalkan lini pertahanan Persekabpas yang solid. Terlebih center bek Andra yang beberapa kali melakukan penyelamatan.
Hingga peluit Panjang berbunyi. Persekabpas berhasil menang dan naik ke peringkat pertama.
Seusai laga, Masdra Nurriza sang pelatih mengucapkan syukur atas kemenangan yang disebutnya tak mudah.
“Alhamdulillah, permainan sesuai rencana, meski di baak pertama anak-anak belum menemukan ritme permainan,” beber Masdrago, panggilannya.
Hingga di babak kedua, Masdrago menilai anak asuhnya mengambil inisiatif untuk total menyerang.
Masdrago akui, memang di babak pertama, para pemainnya Nampak berhati-hati. Ini karena banyak pemain yang kena kartu.
“Jadi lebih hati-hati dan saya meminta agar anak-anak tetap konsentrasi hingga menit akhir karena ingin menjaga keunggulan,” beber Masdrago yang menunjuk Andra sang center bek sebagai man of the match di laga melawan Perseden.
Dengan raihan 23 poin dan menang dua laga di putaran ketiga kali ini, maka Persekabpas kini berada di tren positif.
Persekabpas masih akan melakoni tiga laga sisa lagi yakni melawan Persebata Lembata pada Sabtu (17/1), melawan Waanal Brothers pada Rabu (21/1); dan terakhir melawan Persiba Bantul pada Minggu (25/1) Persiba Bantul.
Berkaca dari putaran pertama, Persekabpas masih tetap harus berada di jalur positif. Sebab kejar-kejaran poin masih bisa terjadi.
Apalagi dari pengalaman putaran pertama dan kedua, Persekabpas pernah dikalahkan Persebata 1-3 dan Waanal Brothers saat ditekuk 0-1 di putaran kedua.
Begitupula saat melawan Persiba Bantul. Persekabpas belum pernah meraih kemenangan atas tim dari Jateng ini karena di putaran pertama dan kedua, hasil selalu berakhir seri 1-1. (*)
Editor : Fandi Armanto