PASURUAN, Radar Bromo-Laga hidup mati bakal dilakoni oleh skuad Persekap Kota Pasuruan.
Mereka wajib menang besar jika ingin lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jatim. Dengan catatan, di laga lain, Persid harus kalah saat menghadapi Inter Kediri.
Tim asuhan Aris Budi Prasetyo ini berada di peringkat tiga grup DD dengan koleksi satu poin.
Hasil dari dua kali main dengan satu kali seri saat melawan Persid Jember dan kalah saat melawan Inter Kediri. Dengan memasukkan nihil dan kemasukan dua gol.
Persekap tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Inter Kediri yang telah mengoleksi enam poin.
Dan tertinggal tiga poin dari Persid Jember yang berada di posisi kedua. Di laga pamungkas, Persekap harus menghadapi Arek Simo Putra.
Manajer Persekap, Suci Mardiko menuturkan peluang persekap masih ada, walau memang berat.
Persekap harus bisa menang dengan skor besar saat melawan Arek Simo di pertandingan terakhir grup DD. Mininal dengan selisih tiga gol.
Bisa dengan skor 3-0 atau lebih. Dengan catatan di pertandingan lain, Persid harus kalah dari Inter Kediri.
Namun jika Persekap hanya menang dengan skor tipis 1-0, maka peluang lolos akan lebih sulit.
Karena jika demikian, Persid harus mengalami kekalahan 4-0. Atau jika Persekap menang 2-0, maka persid harus kalah 3-0.
"Namun berharap Persid kalah dengan skor besar itu sulit. Lebih besar kemungkinannya jika bisa menang dengan 3-0 atau lebih, dan Persid kalah," katanya.
Koko-sapaan akrabnya menyebut walau berat namun pihaknya optimis. Memang hasil kurang baik di dua laga sebelumnya, sempat membuat pemain down.
Tapi saat ini, para pemain sudah siap bangkit untuk bisa menang di laga terakhir. Sekaligus bisa lolos ke babak 16 besar.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Bola itu bundar. Apapun bisa terjadi. Kami masih punya 90 menit," jelas Koko. (riz/one)
Editor : Moch Vikry Romadhoni